Mengenal Honorarium, Mekanisme, Hingga Contohnya

By | Desember 3, 2023


Honorarium Adalah

Anda tentu tidak asing dengan istilah honorarium, bukan? Istilah ini sering kali disamakan dengan gaji. Padahal, honorarium adalah bayaran yang hanya diberikan untuk orang-orang tertentu saja. Artikel berikut akan menjelaskan beberapa aspek mengenai honorarium, termasuk di dalamnya definisi, mekanisme pemberian, jenis, dan contohnya. 

Honorarium adalah: Definisi

Sebelum mengenal lebih dalam mengenai honorarium, akan lebih baik jika kita mengerti arti dari terminologi ini terlebih dahulu.

Jika kita mengacu pada KBBI, honorarium adalah upah sebagai imbalan dari jasa yang diberikan. Dengan definisi ini, KBBI mendeskripsikan bahwa yang berhak menerima honorarium misalnya dokter, penerjemah, konsultan, pengacara, maupun tenaga honorer lainnya. KBBI juga menyebutkan bahwa honorarium merupakan upah di luar gaji.

Definisi lain menyebutkan bahwa honorarium adalah pembayaran dari seseorang yang tidak berkewajiban membayar secara hukum kepada orang lain yang telah memberikan jasa/layanan sukarela.

Sebagai contoh, guru honorer di sekolah. Karena guru honorer biasanya memiliki status kepegawaian tidak tetap, honorarium diberikan atas jasa mengajar yang telah diberikan orang tersebut. Lain halnya jika status kepegawaian guru adalah guru kontrak. Guru kontrak akan menerima imbalan berupa gaji yang diberikan sesuai dengan jumlah dan lama yang tertulis dalam kontrak.

Demikian pula dengan seseorang yang menjadi seorang pembicara di sebuah seminar. Karena tidak ada kontrak, maka pembayaran yang diterima orang tersebut hanya bisa disebut sebagai honorarium yang sifatnya tidak kontinyu (insidentil).

Jenis Penerima Honorarium

Pada penerapannya, honorarium dapat diberikan kepada dua jenis penerima. Jenis penerima pertama adalah pegawai, sedangkan jenis penerima kedua adalah nonpegawai.

Dari dua contoh penerima yang telah disebutkan sebelumnya (guru dan pembicara seminar), Anda bisa mendapatkan gambaran dari kedua jenis penerima honorarium ini. Guru honorer termasuk ke dalam jenis penerima honorarium pegawai, sedangkan pembicara seminar termasuk ke dalam jenis penerima honorarium nonpegawai.

Mekanisme Pemberian Honorarium

Ada dua mekanisme berbeda dalam hal pemberian honorarium. Hal ini disesuaikan dengan jenis penerima honorarium, yaitu pegawai dan nonpegawai. Dengan demikian, ada dua jenis mekanisme pemberian honorarium yang berlaku, yaitu mekanisme pemberian honorarium pegawai dan nonpegawai.

Mekanisme pemberian honorarium pegawai

Honorarium pegawai biasanya akan diberikan pada guru, dosen, maupun pegawai honorer lainnya. Guru, dosen, maupun tenaga honorer ini biasanya memiliki status kepegawaian tidak tetap dalam sebuah institusi. Honorarium yang diberikan merupakan tunjangan atas jasa yang telah diberikan.

Bagi tenaga honorer yang memberikan jasa bagi institusi terkait, biasanya mereka menerima surat keputusan tertentu dari instansi yang bersangkutan terkait dengan tugas pokok yang mereka miliki. Honorarium yang dibayarkan diberikan dalam rangka mendukung mereka selama bertugas di institusi tersebut.

Mekanisme pemberian honorarium nonpegawai

Dalam mekanisme ini, honorarium akan diberikan mengacu pada penjelasan Penggunaan Kode Akun yang diterbitkan oleh Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan.

  • Akun Honor Operasional Satuan Kerja (521115)

Honor ini biasanya dibayarkan untuk kegiatan yang terkait dengan kegiatan satuan kerja. Maka dari itu, pembayaran honornya cenderung bersifat kontinyu mulai dari awal hingga akhir tahun anggaran.

  • Akun Honor Output Kegiatan (521213)

Honorarium ini bersifat tidak tetap jumlahnya, dan dibayarkan pada pegawai yang melakukan kegiatan yang menghasilkan output tertentu. Selain itu, honorarium ini juga dibayarkan untuk kegiatan yang bersifat insidentil dalam satu tahun anggaran tertentu.

Baca juga: 10+ Contoh Surat Dinas yang Baik dan Benar!

Jenis dan Contoh Bentuk Honorarium

Berdasarkan bentuknya, ada dua jenis honorarium yang biasanya diberikan pada seseorang, yaitu honorarium finansial dan honorarium nonfinansial. Sesuai dengan namanya, financial honorarium adalah honorarium yang berupa uang, sedangkan nonfinancial honorarium biasanya berupa penghargaan (berbentuk selain uang).

Dalam penerapannya, ada beberapa contoh bentuk honorarium yang berlaku, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Production bonus, yaitu bonus yang diberikan untuk pegawai yang mampu memberikan hasil pekerjaan lebih dari ekspektasi yang diharapkan;
  2. Piece-rate plan, yaitu sistem honorarium yang diberikan berdasarkan jumlah unit yang diproduksi/pekerjaan yang diselesaikan;
  3. Commission, yaitu honorarium yang diberikan dalam rangka memberikan semangat pada pegawai yang berperforma tinggi;
  4. Nonmonetary incentive, yaitu sistem honorarium dalam bentuk fasilitas kerja seperti rumah dan mobil dinas;
  5. Executive honorarium, executive honorarium adalah bonus untuk pihak eksekutif (manajer dan jajarannya) atas perannya dalam mencapai tingkat tertentu dalam sebuah organisasi.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa honorarium adalah imbalan dalam bentuk uang/bukan uang yang diberikan di luar gaji, atau imbalan yang diberikan kepada seseorang karena jasa yang diberikannya terhadap suatu instansi. Namun, instansi tersebut tidak berkewajiban secara hukum untuk memberi gaji kepada orang tersebut; bisa karena status kepegawaiannya yang ‘tidak tetap’ atau karena orang tersebut hanya memberikan jasa secara insidentil.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *