Tag Archives: Melalui

Cara Tukar Uang Terbaru Melalui PINTAR

Cara Tukar Uang Terbaru Melalui PINTAR

Bank Indonesia (BI) telah menyediakan layanan penukaran uang baru bagi masyarakat dalam rangka Lebaran 2023. BI memberikan kemudahan dengan memperkenalkan layanan penukaran uang baru secara online dan offline. Masyarakat dapat memilih untuk mengajukan penukaran secara online melalui aplikasi PINTAR.

PINTAR adalah aplikasi resmi Bank Indonesia yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan. Selain itu, PINTAR juga memudahkan masyarakat untuk menukar uang baru dengan cara yang lebih efisien dan terorganisir. Dalam layanan penukaran uang baru ini, PINTAR memberikan beberapa keuntungan seperti memudahkan masyarakat untuk memilih waktu penukaran dari hari hingga jam penukaran sehingga tidak terlalu mengantre.

Syarat untuk menukar uang baru melalui PINTAR adalah membawa uang cash yang akan ditukar dan KTP untuk verifikasi serta bukti pendaftaran di PINTAR. Saat ini BI memiliki aturan, setiap KTP per hari bisa menukar satu paket Rp 3,8 juta dengan pecahan Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5 ribu, Rp 2 ribu, dan Rp 1.000. Ketentuan ini diterapkan untuk memeratakan agar masyarakat bisa kebagian uang baru.

Berikut ini langkah-langkah menukar uang baru online melalui PINTAR:

1. Siapkan KTP

Pastikan kamu membawa KTP sebagai syarat utama dalam melakukan penukaran uang baru melalui PINTAR.

2. Kunjungi laman pintar.bi.go.id

Kunjungi laman PINTAR di https://pintar.bi.go.id/ untuk mengajukan permohonan penukaran uang baru.

3. Pilih menu “Penukaran Uang Rupiah melalui Kas Keliling”

Setelah membuka laman PINTAR, pilih menu “Penukaran Uang Rupiah melalui Kas Keliling”.

4. Pilih Provinsi Lokasi Penukaran Uang

Pilih provinsi yang sesuai dengan tempatmu melakukan penukaran uang baru.

5. Pilih Lokasi dan Tanggal Kas Keliling yang Tersedia

Pilih lokasi dan tanggal kas keliling yang tersedia sesuai dengan keinginanmu.

6. Mengisi Data Pemesanan

Isi data pemesanan seperti NIK KTP, nama, nomor telepon, serta email yang aktif.

7. Isi Jumlah Lembar/Keping Uang Rupiah yang Akan Ditukarkan

Isi jumlah lembar/keping uang rupiah yang akan ditukarkan sesuai dengan peraturan jumlah dan jenis pecahan yang telah ditentukan oleh BI.

8. Lakukan Pemesanan Selanjutnya

Setelah mengisi semua data, lakukan pemesanan selanjutnya untuk memperoleh bukti pemesanan layanan penukaran uang rupiah melalui kas keliling. Bukti pemesanan penukaran adalah dokumen yang dihasilkan oleh aplikasi PINTAR, sebagai bukti bahwa kamu telah melakukan pemesanan layanan kas Bank Indonesia melalui PINTAR.

Bukti pemesanan penukaran memuat informasi mengenai kode pemesanan, nama penukar, lokasi penukaran, jadwal penukaran, dan jumlah uang rupiah yang akan ditukarkan. Bukti pemesanan penukaran dapat langsung diunduh setelah selesai melakukan pemesanan, serta akan dikirimkan oleh aplikasi PINTAR ke alamat email yang telah dimasukkan pada saat melakukan pemesanan.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 10,5% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Ayu Diah Callista | Editor: Rimba Laut

Ketahui Mengapa Timbul Inflasi, Melalui 3 Teori Inflasi Ini!

Teori Inflasi

Teori Inflasi – Penting untuk memperhatikan naik turunnya harga barang yang beredar di pasaran. Hal tersebut lah yang dinamakan sebagai inflasi. Namun, mengapa orang perlu memahami hal tersebut? Ya, karena inflasi akan sangat menentukan harga pasar serta semua hal yang kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi pelaku usaha maupun bisnis inflasi akan sangat mempengaruhi jalannya operasional dari perusahaan yang kamu jalankan. Karenanya, kamu dapat lebih memahami mengenai inflasi serta dampak dan teori inflasi yang berkembang. Yang terpenting juga penyebab serta cara mengatasi inflasi itu sendiri.

Apa Itu Inflasi?

Inflasi merupakan keadaan dimana perekonomian di sebuah negara terjadi kecenderungan kenaikan harga barang dan jasa dalam waktu yang panjang. Hal tersebut juga disebabkan karena ketidakseimbangan arus uang dan barang. Kenaikan harga ini sifatnya hanya temporary atau sementara. Namun, kenaikan harga yang dimaksud tidak termasuk seperti akan menjelang hari raya idul fitri. Karena, inflasi terjadi ketika jumlah uang yang beredar lebih banyak dibandingkan yang dibutuhkan.

Dampak Inflasi

Saat terjadinya inflasi kondisi ekonomi memang memiliki berbagai macam dampak baik itu, dampak yang positif maupun dampak yang negatif, dampak tersebut juga akan dirasakan negara maupun rakyatnya. Dampak inilah yang dapat dilihat dari banyak aspek kehidupan. Berikut beberapa dampak inflasi :

  • Dampak Inflasi Terhadap Pendapatan

Inflasi memang bisa memberikan berbagai macam dampak baik itu yang positif dan negatif terutama juga terhadap pendapatan masyarakat. Karena itu pada beberapa kondisi, inflasi lunak justri dapat mendorong para pengusaha untuk memperluas produksi hingga meningkatkan perekonomian nasional. 

Tetapi inflasi juga dapat memiliki dampak yang buruk bagi mereka yang memiliki pendapatan tetap, karena nilai uangnya tentu juga akan sama sedangkan di sisi lain harga barang maupun jasa meningkat.

  • Dampak Inflasi Terhadap Ekspor

Kemampuan ekspor dari sebuah negara dapat berkurang dikarenakan saat inflasi, biaya ekspor meningkat tinggi. Selain itu, daya saing pada barang-barang ekspor juga cenderung menurun dan akhirnya malah membuat pendapatan dari devisa menjadi berkurang.

  • Dampak Inflasi Terhadap Kalkulasi Harga Pokok

Timbulnya inflasi tentu dapat mengakibatkan perhitungan serta penetapan harga pokok menjadi lebih sulit, mengingat hal tersebut dapat menjadi terlalu kecil atau terlalu besar. Persentase inflasi yang dapat terjadi di kemudian hari juga seringkali tidak dapat diprediksi dengan baik.

Hal ini yang membuat proses penetapan harga pokok dan harga jual menjadi kadang tidak sesuai. Pada beberapa kondisi juga, inflasi dapat membuat para produsen kesulitan dan mengakibatkan kekacauan perekonomian.

Baca juga: 4 Faktor Penyebab Inflasi di Indonesia

  • Dampak Inflasi Terhadap Menabung

Salah satu dampak lainnya yaitu adalah minat menabung dari seseorang yang dapat menurun akibat adanya inflasi. Mengapa menjadi menurun? Karena pendapatan dari bunga tabungan yang jauh lebih kecil, sedangkan penabung harus membayar biaya administrasi tabungannya.

Setelah berbicara mengenai dampak dari inflasi, perlu juga memahami teori inflasi yang berkembang. 

Teori Inflasi

Inflasi memang seringkali timbul secara tiba-tiba tanpa adanya peringatan. Tidak heran mengapa inflasi ini membuat banyak masyarakat kebingungan dan kadang butuh penjelasan terkait timbul serta penyebab dari inflasi. Karenanya, ada 3 teori inflasi yang digunakan seperti di bawah ini:

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, semakin banyak uang yang beredar maka akan semakin tinggi juga harga-harga naik.

Ini juga sebuah teori dimana ketika beberapa golongan masyarakat hidup melebihi batas kemampuan dari ekonominya sendiri, dengan membeli barang atau jasa secara berlebihan. Sesuai hukum ekonominya, semakin banyak permintaan sedangkan penawarannya tetap, maka harga-harga juga akan meningkat.

Yang terakhir adalah teori struktural, dimana terjadi saat produsen tidak lagi dapat mengantisipasi dengan baik terjadinya kenaikan permintaan akibat pertambahan atau lonjakan penduduk.

Itulah beberapa teori inflasi yang seringkali muncul dan berkembang. Bagaimana sudah mulai cukup memahami dampak serta teori inflasi, bukan?

Ingat dengan mengontrol kebiasaan belanja dengan baik bukan hanya perekonomian secara pribadi saja yang dapat berdampak, namun perekonomian sebuah negara juga dapat merasakan dampaknya.

Oleh karena itu, untuk mengelolanya mulailah dengan mengontrol keuangan dengan baik dengan mulai menabung secara bertahap. 

Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Melalui Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Dengan bunga hingga 16% per tahun, kamu dapat mulai mengembangkan dana di platform P2P Lending Akseleran hanya dengan dari Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Cara Menggunakan Serta Mengisi Pajak Melalui E Faktur 2.2

E Faktur 2.2

E Faktur 2.2 – Pajak adalah salah satu tanggung jawab yang harus dipenuhi sebagai warga negara yang taat akan sebuah aturan. Namun, disamping itu dengan adanya pajak juga dapat mempercepat pengembangan pada sebuah negara maupun pemerintahan. Karena itu cukup penting peran pajak dalam sebuah negara.

Tidak terkecuali para pengusaha yang juga memiliki kewajiban untuk membuat faktur pajak sebagai salah satu bukti bahwa perusahaan atau bisnis yang dijalaninya telah melakukan penyetoran, pemungutan serta pelaporan SPT (Surat Pemberitahuan) pada masa PPN sesuai dengan aturan perundang-undangan PPN yang berlaku.

Penggunaan Faktur Pajak Elektronik (E Faktur 2.2) dalam Pelaporan Pajak

Seperti yang sudah diketahui banyak orang bahwa faktur pajak dapat dibuat dengan mudah menggunakan aplikasi E Faktur. Penggunaan E Faktur 2.2 sebagai alat pembuatan faktur pajak bagi Pengusaha Kena Pajak tidak lagi menjadi hal yang asing mengingat hal tersebut sudah menjadi ketetapan yang diberikan oleh pemerintah dalam rangka transaksi BKP (Barang Kena Pajak) maupun JKP (Jasa Kena Pajak).

Jenis E Faktur dari Generasi ke Generasi

E Faktur merupakan aplikasi perpajakan yang memiliki tujuan untuk mempermudah pembuatan faktur pajak elektronik serta SPT masa PPN. keduanya ini akan disusun sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku apabila dibuat melalui E Faktur. 

Masing-masing e Faktur memiliki pembaruan fitur secara berkala yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk membuat wajib pajak merasa lebih mudah dan nyaman dalam penggunaannya. Karenanya, di sini kita akan membahas serta menjelaskan fitur-fitur dari setiap generasi E Faktur serta cara melakukan update pada E Faktur generasi yang terbaru.

E faktur generasi pertama atau yang dikenal dengan E Faktur 1.0 mulanya mengalami perkembangan update yang cukup sering yaitu hingga 20 kali. Namun, update tersebut bertujuan untuk memperbaiki secara bertahap terkait fitur dari E Faktur itu sendiri. Karenanya tidak jarang perbaikan yang dilakukan sifatnya minor, tetapi DJP tetap memberikan kode versi baru di belakang kode tersebut dengan 1.0.

Sedangkan pada generasi kedua ini memiliki banyak versi diantaranya E Faktur 2.0, E Faktur 2.1 dan yang terbaru E Faktur 2.2. Versi-versi E Faktur tersebut juga berbeda-beda, namun tetap memiliki tujuan untuk semakin mempermudah penggunaan pelaporan pajak secara online.

Cara Pengisian E Faktur 2.2

Bagi sebagian orang kadang mengisi E Faktur bukanlah hal yang mudah karenanya masih banyak yang mencoba mencari tahu cara pengisian E Faktur 2.2 ini. E Faktur versi kali ini memiliki perbedaan dibandingkan versi sebelumnya perbedaan-perbedaannya akan dijelaskan di bawah ini : 

  • Uang Muka/Angsuran/Termin

Perbedaan yang paling terlihat adalah ada pada pilihan kolom “Harga Jual” meskipun kamu hanya menerima Uang Muka atau Angsuran. Cara pengisiannya dengan mengetik harga jual sesuai dengan yang tertera atau tidak jauh berbeda dengan E Faktur biasa. Centang pada bagian uang muka dan ketikan nominal DPP Uang Muka serta PPN Uang Muka. Ketika selesai, maka klik tombol “Yes” yang akan muncul pada layar.

Baca juga: Apa Saja Sih Yang Ada Dalam Detail Pinjaman Akseleran?

Kamu dapat mulai membuat berbagai macam faktur seperti uang muka, termin/angsuran serta pelunasan. Apabila kamu menerima pembayaran dengan status pelunasan, maka dapat disusunlah E Faktur pelunasan. Tidak ada perbedaan yang berarti dengan E Faktur versi sebelumnya.

  • DPP (Dasar Pengenaan Pajak) Nilai Lain

Kamu dapat melakukan perubahan nilai DPP secara manual. Dengan mengklik tombol “default” sehingga nilai akan secara otomatis dapat kembali seperti awal. Kamu perlu memperhatikan dengan seksama untuk melakukan perubahan pada kolom “Harga”. Apabila muncul “default”, kalkulasi akan menjadi manual sehingga dapat terjadi kesalahan perhitungan.

E Faktur yang sudah disetujui, akan menampilkan QR Code. apabila belum diajukan dan disepakati, nama penandatanganan akan tetap tertampil atas nama perusahaan. Apabila ada kebutuhan terkait approval atau kesepakatan memerlukan pengesahan dari server kantor pajak, maka apabila sudah selesai dilakukan, akan muncul nama yang mengesahkan faktur tersebut sekaligus dengan tanda tangannya.

Itulah penjelasan lengkap mengenai aplikasi E Faktur 2.2. Sebagai warga negara yang baik kamu perlu mengetahui adanya aplikasi E Faktur ini untuk semakin mempermudah serta mengelola pelaporan pajak.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 16% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Meminimalisir Dampak dari Hutang Kartu Kredit Melalui 4 Cara Ini!

Hutang Kartu Kredit

Hutang Kartu Kredit – Tanpa bisa dihindari penggunaan kartu kredit memang semakin lama semakin dibutuhkan, hal ini dikarenakan memang kartu kredit terbilang sangat memudahkan untuk mereka yang ingin bertransaksi ditambah lagi untuk mereka yang belum memiliki dana namun memiliki keinginan untuk berbelanja. Memang kemudahan ini terlihat dari penggunaannya yang simpel dikarenakan pembayaran dari kartu kredit ini dapat diangsur dengan cicilan 0%.

Kartu kredit memang didasari sebagai kartu untuk berhutang dan perlu diingat juga bahwa hutang harus selalu dibayar sesuai dengan jumlah serta tenggat waktu yang telah disepakati. Namun, apabila utang ini diabaikan maka jumlahnya akan terus dan membuat suatu masalah baru.

Memiliki kartu kredit memang bukan hal yang salah, namun saat memiliki kartu kredit kamu harus berkomitmen untuk bertanggung jawab atas segala pembelian yang dilakukan sehingga penggunaan kartu kredit tersebut berjalan secara lancar dan berguna.

Lalu, Bagaimana Apabila Sudah Terlilit Hutang Kartu Kredit?

  • Lakukan Balance Transfer ke Kartu yang Memiliki Bunga Rate Rendah

Berbicara mengenai cara untuk menarik sebanyak mungkin nasabah untuk menggunakan kartu kredit, tentu bank biasanya menawarkan suku bunga yang cukup kompetitif untuk para calon pengguna kartu kredit. Biasanya bank menawarkan bunga mulai dari 0%-2% selama 3 bulan atau lebih, karenanya pastikan untuk menggunakan kesempatan untuk bertanya secara lebih lengkap sebelum mengajukan aplikasi untuk kartu kredit ini.

Apabila kamu bisa mencari atau mendapatkan kartu kredit dengan bunga yang rendah, setidaknya kamu dapat mengurangi beban bayarnya. Selain itu, kamu juga dapat memanfaatkan fitur seperti kalkulator kartu kredit yang biasa dimiliki oleh bank sehingga kamu dapat mengetahui dengan jelas berapa jumlah sebenarnya yang terbayar jika kamu menggunakan kartu kredit dan melakukan pembayaran secara rutin untuk kartu kreditmu.

  • Minta Diskon Untuk Pelunasan

Apabila kamu sudah melalui pembayaran kartu kredit selama tiga bulan terakhir, tentu kemungkinan kamu akan menerima beberapa panggilan dari pihak bank terkait kapan dapat melakukan pembayaran kartu kredit. Saat tersebut juga adalah saat yang tepat saat melakukan negosiasi agar dapat memperoleh diskon.

Dari pihak kartu kredit pun akan melakukan apapun yang mereka bisa untuk mempertahankan nasabah, sehingga memungkinkan untuk mereka mempermudah pembayaran penalti atau lainnya.

Baca juga: Dibanding Apply Kartu Kredit, Lebih Baik Investasi Saja!

  • Melakukan Negosiasi Debt Rescheduling atau Debt Restructuring

Penerbit kartu kredit dapat memberikan kemudahan bagi para para pengguna kartu kredit untuk menunda pembayarannya. Selain itu juga mereka dapat melakukan negosiasi untuk membayar sesuai jumlah yang dapat diserahkan setiap bulannya, sementara biaya bunga dan penaltinya ditiadakan.

  • Mengajukan Pinjaman dengan Menggunakan Bunga Minim

Biasanya para pengguna kartu kredit akan mendapatkan telpon masuk dari bank maupun lainnya untuk menawarkan atau menggunakan sisa limit kreditnya sebagai pinjaman dengan bunga yang sama untuk periode tertentu biasanya 3-6 bulan. Selain itu kamu juga dapat membandingkan beberapa pilihan dengan balance transfer, lalu memilih penawaran dengan bunga yang paling rendah. 

Contohnya, kamu memiliki limit kredit Rp10 juta pada kartu kredit A dengan bunga 3,25% dan saldo kartu kredit Rp3 juta, berarti ia dapat memperoleh pinjaman maksimum Rp7 juta yang harus dilunasi dalam waktu 3-6 bulan. Tetapi, beberapa bank justru menawarkan bunga kurang dari1%.

Dengan begitu kamu dapat melunasi seluruh utang kartu kreditnya, sementara bank menyambut baik kesempatan untuk melayani nasabahnya dengan baik dan benar. 

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].