Tag Archives: Mencari

Cara Mudah Mencari Persen Menggunakan Kalkulator dan Excel

Cara Mencari Persen

Persen menjadi sesuatu hal yang kerap Anda jumpai, baik itu dalam pelajaran matematika, ekonomi dasar, maupun akuntansi. Anda juga pastinya sering menjumpai persen saat sedang berbelanja di pusat perbelanjaan. Biasanya, ini terjadi apabila toko memberikan diskon atau potongan harga. Memang benar, sangat menggiurkan melihat besarnya persen diskon barang yang ditawarkan. 

Namun, sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi pembelian, tidak ada salahnya mengetahui berapa harga pasti dari barang tersebut. Anda bisa mendapatkannya dengan menggunakan cara mencari persen baik dengan menggunakan kalkulator maupun dengan memasukkan rumus formula di Excel. 

Definisi Persen

Sebenarnya, apa itu persen? Jika diartikan secara umum, persen merupakan suatu bentuk bilangan yang menggantikan setengah atau semua dari suatu barang atau nilai dengan membentuk perbandingan perseratus. Tidak ada batasan nilai paling tinggi untuk persen, sementara nilai paling rendahnya adalah 0%. Perlu diketahui bahwa tidak terdapat angka minus pada bilangan persen.

Rumus Dasar Perhitungan Persen

Sebenarnya, cara mencari persen tidak sulit. Anda hanya perlu menggunakan rumus berikut:

Persentase = Jumlah Bagian : Jumlah Total x 100%

Supaya Anda lebih mudah memahami rumus tersebut, coba perhatikan contoh soal di bawah ini.

Misalnya, terdapat 100 orang yang tengah mengerjakan ujian matematika. Hasilnya, ada 20 orang tidak lulus. Lalu, berapa persentase orang yang tidak lulus ujian matematika tersebut?

Menerapkan rumus di atas, perhitungan persen didapat dengan 20 : 100 x 100% = 20%.

Jadi, persentase orang yang tidak lulus matematika adalah sebesar 20%.

Cara Mencari Persen dengan Menggunakan Kalkulator

Setelah mengetahui cara mencari persen secara umum, Anda bisa mencoba mencari persen dengan menggunakan kalkulator. Berikut langkah-langkahnya:

Mengetahui Persentase Secara Manual

Tak berbeda dengan rumus dasarnya, cara mencari persen dengan menggunakan kalkulator juga bisa dibilang sangat mudah. Misalnya, Anda hendak menghitung jumlah persen secara manual dengan kalkulator, berikut caranya:

  • Contohnya, 20 berapa persen dari 80?

Pertama, ketik dahulu angka 20. Selanjutnya, kamu bagi angka 20 tadi dengan 80 (20 : 80). Lalu, kalikan dengan 100, dan tekan ikon sama dengan (=). Anda akan mendapat hasilnya. 

Menghitung dengan Tombol Persen

Cara kedua yaitu menggunakan ikon persen (%) yang ada pada kalkulator. 

  • Contohnya, hitunglah 50% dari 100.

Langkah pertama, tekan terlebih dahulu angka 50. Selanjutnya, tekan simbol persen pada kalkulator (%). Anda akan mendapatkan hasil perhitungan tersebut. Lalu, kalikan hasilnya dengan angka 100 dan tekan ikon sama dengan (=). 

Baca juga: Ini Cara Menghitung Diskon yang Benar Serta Rumusnya!

Cara Mencari Persen Menggunakan Kalkulator Ponsel

Kini, menggunakan kalkulator untuk menghitung persentase tertentu juga dapat dilakukan melalui ponsel. Bagaimana caranya? Simak langkahnya berikut ini.

Agar perhitungannya jadi lebih mudah, ambil contoh persen potongan harga atau diskon pada suatu gerai tas. Sebuah tas ransel mendapatkan diskon 20% dengan harga awal Rp300 ribu. Jadi, berapa harga tas ransel itu setelah mendapatkan potongan harga?

  • Setelah membuka aplikasi kalkulator, ketik angka 20 dan ikuti dengan ikon persen (%).
  • Selanjutnya, kalikan hasil perhitungan persen dengan harga awal tas tersebut (300.000 x 0,2). Hasilnya adalah persen dari potongan tas ransel tadi, yaitu Rp60 ribu.
  • Terakhir, kurangi harga jual awal tas dengan harga diskon, yaitu Rp300.000,00 – Rp60.000,00 = Rp240.000,00.

Jadi, harga tas ransel setelah mendapatkan diskon adalah sebesar Rp240 ribu.

blog100

Cara Mencari Persen Menggunakan Excel

Sementara itu, cara mencari persen dengan menggunakan Excel bisa Anda dapatkan dengan mudah. Berikut langkah-langkahnya:

Mengetahui Jumlah Persen

Misalnya, Anda hendak mencari hasil perhitungan 10% dari kolom C. Perhitungannya bisa didapat dengan menggunakan formula berikut

=10%*C1, dengan C1 adalah bagian kolom yang hendak dihitung persennya.

Mengetahui Besaran Persen

Misalnya, Anda ingin menghitung 50 itu berapa persen dari 100. Formula yang bisa Anda gunakan adalah:

=50/100, lalu tekan ikon simbol % yang terdapat pada menu bar.

Contoh Penghitungan Persentase Kenaikan Volume Minyak pada Botol

Untuk memperoleh persentase kenaikan volume minyak pada botol setelah ditambahkan, kita dapat menggunakan rumus berikut:

Persentase (%) = (jumlah bagian) / (jumlah total) x 100%

Dalam kasus ini, botol awalnya berisi 200 ml minyak, kemudian ditambahkan 20 ml minyak. Berapa persentase kenaikan volume minyaknya?

Maka, persentase penambahan minyak pada botol tersebut adalah:

Persentase (%) = (20 ml) / (200 ml) x 100%

Persentase (%) = 0,1 x 100%

Persentase (%) = 10%

Dengan demikian, terjadi kenaikan volume minyak sebesar 10% pada botol berkapasitas 200 ml setelah ditambahkan 20 ml minyak.

Ini adalah contoh bagaimana Anda dapat menghitung persentase berdasarkan volume minyak dalam botol. Nah, demikian tadi cara mencari persen dengan menggunakan kalkulator, baik kalkulator konvensional maupun kalkulator ponsel dan menggunakan Excel. Anda bisa mulai mencobanya sendiri untuk jenis perhitungan persen lainnya menggunakan rumusan dan cara di atas. Semoga bermanfaat.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Menemukan Investor Bukan Hal Mustahil! Berikut Cara Mencari Investor

Menemukan Investor Bukan Hal yang Mustahil

Menurut penelitian, terutama 25 tahun belakangan, hanya 5 persen pengusaha yang dapat menemukan investor yang mereka butuhkan. Apa masalahnya? Menemukan cara untuk memahami apa masalahnya dapat benar-benar membantu ide kreatif untuk sukses. Kami menemukan 3 alasan penting yang menjadi kunci masalah ini.

Pertama, metode yang digunakan investor untuk mencari dan memenuhi syarat seorang pengusaha yang berpotensi sukses bukanlah sistem yang baik. Ini memberi sebagian besar tanggung jawab kepada pengusaha. Anda akan mendapatkan keuntungan dengan sistem penilaian ini jika Anda benar-benar siap menawarkan proyek Anda kepada investor profesional. Kesiapan Anda dapat dilihat dari business plan dan financial model usaha Anda. Apakah Anda benar-benar siap? Ketika Anda pertama kali mengeluarkan kampanye, mungkin Anda tidak akan langsung menemukan investor yang cocok untuk usaha Anda. Namun, Anda tidak perlu khawatir mungkin Anda akan menemukan investor yang tepat di tengah perjalanan.

Masalah kedua, Anda tidak ingin menghabiskan modal sendiri untuk risiko besar atau Anda benar-benar tidak dapat menemukan modal lagi sehingga investasi ini adalah kesempatan terakhirmu. Bagaimana cara memaksimalkan kesempatan terakhir ini? Persiapkan dengan baik, jangan takut menjelaskan situasi Anda pada calon investor. Mereka akan memahami Anda jika mereka melihat bahwa Anda siap menjadi mitra yang lebih baik di proyek ini.

Risiko, risiko, risiko. Ya, inilah masalah ketiga. Anda mungkin takut dengan beberapa tawaran investasi yang terlihat berisiko. Memang benar ada beberapa orang jahat di luar sana yang memanfaatkan kelemahan pengusaha. Tapi membangun bisnis membutuhkan pengorbanan yang nyata. Seorang investor pasti ingin melihat pengusaha menguasai permainannya sendiri dan percaya pada gagasan mereka sebelum menginvestasikan modal dalam jumlah besar. Selalu terbuka untuk ide-ide baru dan jangan mundur hanya karena tahu bahwa ada risiko di setiap pilihan yang Anda ambil.

UMKM Perlu Aktif Mencari Jenis Teknologi Finansial Terbaru

Perusahaan Fintech

Kontribusi UMKM terhadap PDB nasional pada tahun 2024 ditargetkan mencapai 65%. Namun, target ini masih jauh dari realisasi tahun 2020 sebesar 37,3% (data Kementerian Koperasi dan UMKM). Padahal, di tahun 2019 kontribusi UMKM sudah mencapai 60,3% dari total PDB Nasional. Penurunan ini salah satunya karena terdampak perlambatan ekonomi selama pandemi covid-19. 

Salah satu upaya untuk membantu UMKM tetap tumbuh dan berkembang adalah dengan menyediakan akses terhadap pendanaan. Di tengah kemajuan teknologi digital, akses pendanaan bagi UMKM pun semakin luas. UMKM kini tak hanya bergantung pada perbankan, melainkan juga bisa menggunakan platform P2P Lending. 

“P2P Lending mirip seperti bank yang memfasilitasi simpan-pinjam. Fintech P2P Lending hadir untuk menjembatani, menjadi mak comblang antara pemberi pinjaman dan penerima pinjaman. Bedanya, kami di P2P Lending tidak memberikan pinjaman, hanya menyediakan platform, ruang temu antara pemberi dan penerima pinjaman,” ujar Chief Risk Officer Akseleran Ganda Rusli pada program UMKMPRO Talk

Mengapa Fintech P2P Lending seperti Akseleran menarik untuk UMKM karena proses yang cepat dan tidak membutuhkan agunan berupa fixed asset. Untuk memverifikasi calon peminjam, Akseleran memiliki metodologi pengecekan dan credit scoring. 

“Pendanaan yang diajukan bisa mulai dari Rp10 juta untuk UMKM. Kami juga bekerja sama dengan platform marketplace online seperti Bukalapak dan Tokopedia,” ujar Ganda.  

Salah satu persyaratan UMKM agar dapat memperoleh pendanaan usaha melalui Akseleran adalah usahanya sudah berjalan selama sekurang-kurangnya satu tahun. 

Ganda menyarankan kepada para pengusaha UMKM untuk aktif mencari jenis-jenis teknologi atau insiatif teknologi baru di bidang financial technology agar tidak ketinggalan perkembangan dan bisa “naik kelas”. Sebagai informasi, salah satu borrower Akseleran, yaitu PT Transkon Jaya Tbk tahun lalu go public atau IPO setelah dua tahun memperoleh pendanaan usaha melalui Akseleran. 

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected].

Mencari Tahu Faktor yang Paling Utama Pendukung Keberhasilan Usaha

faktor yang paling utama pendukung keberhasilan usaha adalah

Faktor yang Paling Utama Pendukung Keberhasilan Usaha Adalah – Memiliki sebuah usaha bisnis sebagai pintu penghasilan memberi kebebasan tersendiri dibandingkan saat Anda harus bekerja sebagai karyawan di sebuah instansi. Kendati begitu, tantangan menjadi seorang pengusaha juga bukan hal yang mudah dilalui begitu saja.

Kompetitor adalah tantangan yang sangat nyata. Namun tak cuma itu, tantangan juga bisa berasal dari dalam, seperti manajemen bisnis, manajemen SDM yang terkait, dan lain-lain.

Di sisi lain, Anda tentu menginginkan usaha yang dilakukan dapat berkelanjutan, bukan? Maka dari itu, Anda harus benar-benar menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. Penting pula bagi Anda mengetahui faktor paling utama dalam mendukung keberhasilan seperti berikut ini.

Faktor yang paling utama pendukung keberhasilan usaha adalah kedisiplinan. Hal ini sesuai yang disebutkan Jim Collins dalam bukunya berjudul Good to Great:

“A culture of discipline is not a principle of business; it is a principle of greatness.”

“Greatness is not a function of circumstance. Greatness, it turns, is largely a matter of conscious choice, and discipline.”

Anda perlu membuat disiplin sebagai budaya kerja. Dengan disiplin, Anda akan lebih cepat mencapai tujuan karena meminimalkan risiko distraksi masuk untuk mengganggu rencana yang telah disiapkan.

Disiplin perlu Anda terapkan dalam berbagai elemen penting lainnya dalam usaha. Tentunya, budaya ini harus diterapkan tak cuma oleh Anda, tetapi juga orang-orang yang terlibat secara langsung dalam usaha tersebut sehingga tidak ada pihak atau pekerjaan yang menghambat proses secara keseluruhan.

Selalu ada orang yang tepat untuk setiap hal. Sayangnya, menemukan orang yang tepat memang tak selalu mudah.

Kendati begitu, hindari memilih orang secara terburu-buru atau berdasarkan penilaian yang tak komprehensif. Pasalnya, mengganti orang tidak segampang yang mungkin terbayang. Usaha bisnis yang dijalankan pun bahkan dapat terdampak karena adanya pergantian ini.

Seperti contoh, Anda bermaksud mengganti admin customer service yang baru tiga bulan bergabung. Untuk menjaga usaha tetap jalan, Anda harus mencari baru selagi admin yang lama masih harus menjalankan tugasnya. 

Anda pun harus tetap menggaji tenaga kerja tersebut, tetapi di sisi lain juga harus mengeluarkan effort ekstra baik uang, waktu, maupun tenaga untuk menyebar informasi lowongan. Padahal jika sedari awal Anda sudah memilih orang yang tepat, pekerjaan semacam ini tentu tak perlu terjadi dan menghambat Anda dalam melakukan kegiatan bisnis lainnya yang lebih esensial.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Akseleran Aman Untuk Mengembangkan Dana

  • Mempunyai Rencana Bisnis yang Jelas dan Rasional

Tidak mungkin Anda dapat menjalani disiplin sebagai faktor utama mendukung keberhasilan bisnis jika Anda tak mempunyai tujuan yang akan dicapai. Kalau tak ada sesuatu yang akan diraih, untuk apa mendedikasikan diri terhadap hal tersebut, bukan?

Buatlah rencana bisnis yang jelas dan rasional. Untuk mempermudah, bagilah ke dalam rencana jangka pendek, menengah, dan panjang. Ciptakan target tertentu berikut cara apa saja yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Tentunya, Anda tetap harus disiplin dalam melaksanakannya. Susun pula skala prioritas mengenai pencapaian yang diharapkan supaya lebih mudah untuk diraih.

  • Menyiapkan Keuangan dengan Tepat

Bicara soal bisnis, dalam skala apa pun, tidak bisa lepas dengan urusan keuangan. Langkah paling awal yang perlu Anda siapkan adalah dengan membagi antara keuangan pribadi dengan keuangan usaha.

Tidak sedikit pelaku UMKM khususnya yang masih menganggap sepele hal ini. Padahal, pembagian sumber dana merupakan faktor penting dalam menentukan kesuksesan usaha juga terutama dalam jangka panjang. Jangan sampai tidak adanya batas tersebut memengaruhi kondisi keuangan keseluruhan (khususnya saat mengalami masa sulit).

Di samping itu, jagalah agar cash flow tetap lancar. Sekalipun piutang merupakan harta, apabila pembayaran piutang dari pelanggan atau konsumen macet, Anda tentu akan kesulitan untuk memenuhi pembayaran modal berikutnya, bukan?

Pada dasarnya setiap bisnis memerlukan perencanaan yang matang dari berbagai aspek, baik dalam urusan internal maupun eksternal. Namun tentu saja, seluruh perencanaan tersebut tak akan berujung pada sukses apabila tak dibarengi dengan budaya disiplin yang diterapkan oleh setiap pihak yang terlibat dalam mata rantai bisnis tersebut.

Persiapkan Keuangan di Masa Depan dengan Melakukan Pengembangan Dana di Akseleran Hanya Mulai dari Rp100 Ribu!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Tips Mencari Lowongan Kerja Part Time, Mahasiswa Perlu Coba!

Lowongan Kerja Part Time

Informasi seputar lowongan kerja part time biasanya dicari oleh mahasiswa. Kebanyakan dari mereka menjadikannya sebagai sumber pemasukan untuk membayar uang kuliah. Namun, tidak sedikit pula yang menilai bahwa bekerja paruh waktu sangat efektif dalam mengasah skill baru dan memperluas networking. Untuk itu, bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan part time di sela waktu kuliah, yuk coba beberapa tips berikut ini!

Tips Mencari Lowongan Kerja Part Time

  • Kunjungi Akun Sosial Media dari Penyedia Informasi Lowongan Kerja untuk Daerah Anda

Manfaatkan platform sosial media untuk mencari informasi seputar lowongan kerja part time yang Anda butuhkan. Untuk itu, mulailah dengan mengecek akun penyedia informasi lowongan kerja untuk daerah Anda. Sebagai contoh, masukkan kata kunci seperti lowker Bandung, lowker Jakarta, dan seterusnya pada kolom search

Setelah mengetik kata kunci tersebut, Anda tentunya akan mendapatkan beberapa opsi akun yang disarankan. Kemudian, pilih akun yang menurut Anda kredibel atau menyajikan informasi yang selalu update

  • Gunakan Plarform Freelance untuk Mencari Informasi Seputar Lowongan Kerja Part Time

Kini, ada banyak platform yang menyajikan informasi lowongan pekerjaan bagi para freelancer. Pun, keberadaan platform freelance telah menjadi wadah bertemunya para pencari kerja part time dan pemberi kerja. Namun, untuk bisa memperoleh pekerjaan di platform sejenis ini, Anda tentunya harus bersaing dengan banyak pencari kerja yang lain. Oleh karenanya, lakukan promosi yang baik agar pemberi kerja tertarik untuk merekrut Anda. 

  • Mengecek Lowongan Kerja Part Time di Jaringan Informasi Kampus 

Kampus biasanya menyediakan jaringan informasi yang bisa diakses para mahasiswanya. Tidak cuma soal kuliah atau informasi beasiswa saja, jaringan informasi kampus umumnya juga menyediakan pengumuman seputar program magang atau pekerjaan paruh waktu bagi mahasiswa. Karena itu, Anda harus aktif mengunjungi jaringan informasi kampus sehingga tidak terlewat info penting seputar kesempatan magang. 

  • Siapkan Curriculum Vitae (CV) yang Menarik 

Jangan cuma karena itu pekerjaan paruh waktu, Anda mengabaikan kualitas CV yang hendak disetorkan. Pada praktiknya, perekrut kerja tetap akan melihat seberapa menarik CV yang Anda kirimkan. Oleh karena itu, pastikan bahwa CV yang dibuat benar-benar mampu menarik perhatian pemberi kerja dan cukup dapat memperlihatkan kemampuan diri Anda.  

Saat membuat CV, Anda juga perlu mempertimbangkan jenis pekerjaan yang hendak dilamar. Sebagai contoh, jika hendak melamar ke perusahaan yang bergerak di industri kreatif, sebisa mungkin bikin desain CV yang menarik. 

  • Cek Kembali Akun Sosial Media Anda untuk Menghindari Kesan Negatif

Di era digital, penggunaan sosial media juga menjadi tolok ukur yang dipakai untuk melihat kualitas calon pegawai. Oleh karena itu, sebelum melamar suatu pekerjaan, sebaiknya cek dahulu akun sosial media Anda. Apakah ada konten yang mengarah pada kesan negatif atau isu tertentu yang bisa membuat nilai Anda menjadi tidak baik di mata pemberi kerja? Selain itu, sebaiknya perbaiki juga profil Anda di akun sosial media. Buat tampilannya jadi lebih profesional dengan menyertakan foto profil yang baik serta data diri yang jelas. 

Baca juga: 5 Panduan Mudah Belajar Bisnis Online

  • Dapatkan Informasi Lowongan Kerja Paruh Waktu dari Kenalan

Selain memanfaatkan platform freelance, Anda juga bisa mencari informasi kerja paruh waktu dari teman atau kerabat. Karena itu, coba sesekali tanyakan soal lowongan kerja part time yang mereka ketahui saat ini. Siapa tahu, Anda justru bisa memperoleh pekerjaan paruh waktu tersebut dari mereka. 

  • Coba Eksplorasi Sektor Sales dan Pendidikan

Sektor sales dan pendidikan menyediakan kesempatan kerja yang cukup luas bagi para part timers. Di bidang pendidikan, misalnya, Anda bisa menjajal pekerjaan guru les. Sebagai contoh, kalau Anda kuliah di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, coba tawarkan jasa les privat untuk mata pelajaran tersebut. 

Sementara itu, jika merasa memiliki komunikasi yang baik, tidak ada salahnya untuk berkecimpung di sektor sales. Selain bisa mengasah keterampilan komunikasi, sektor tersebut juga dapat memperluas networking Anda.

Itulah beberapa tips yang bisa dicoba oleh para mahasiswa yang sedang mencari informasi lowongan kerja part time. Namun demikian, tetap pastikan bahwa jadwal kerja paruh waktu Anda tidak menggangu kegiatan kuliah. Oleh karenanya, ketika mencari pekerjaan part time sebisa mungkin pilih yang waktunya fleksibel atau bisa menyesuaikan dengan jadwal kuliah Anda.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Cara Mencari Ide untuk Membuat Konten

Cara Mencari Ide untuk Membuat Konten

Mencari ide segar untuk membuat konten kadang menjadi tantangan tersendiri. Dibutuhkan kreativitas dan kepekaan terhadap isu-isu terkini agar bisa terus membuat konten yang relevan. Jika kamu sedang kebingungan mencari ide untuk membuat konten, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menjadi inspirasimu.

1. Bertanya pada pelanggan

Hal pertama yang bisa kamu lakukan untuk menemukan ide konten adalah bertanya pada pelanggan. Lakukan beberapa wawancara kecil dengan mereka tentang apa yang biasanya mereka cari di internet tentang produk atau jasa yang kamu tawarkan. Hal inilah yang dapat membuat konten yang kamu buat benar-benar bermanfaat bagi mereka.

2. Tren di media sosial

Kamu juga bisa menemukan ide konten melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, Linkedln dan Youtube. Kamu bisa mencari topik yang sedang menjadi tren. Selain itu, kamu juga dapat menemukan ide-ide baru seperti grup media sosial Facebook ataupun pembahasan di Twitter. Kamu dapat mencari topik yang sedang dibahas dan membuatnya menjadi konten dan kemudian membagikannya.

3. Bantuan Google Trends

Selanjutnya, kamu bisa menggunakan bantuan fitur di Google. Penggunaan Google Trends biasanya dilakukan oleh banyak creator konten karena mudah untuk melihat topik apa yang sedang dicari di mesin pencari berdasarkan pencarian harian. Di Google Trends, kamu juga dapat mencari ide konten berdasarkan waktu, kategori, dan lokasi.

4. Ulik dari produkmu

Kamu juga bisa mendapatkan ide konten dari produk atau jasa yang kamu tawarkan. Kamu bisa membuat konten seputar tips, rekomendasi, atau ulasan untuk pelanggan maupun calon pelanggan. Jika ingin membuat konten review, buatlah review yang jujur ​​untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan. Dari konten ini kamu juga bisa berdampak bagi penjualan produk.

Itulah beberapa sumber inspirasi dalam membuat konten. Hal terpenting adalah selalu konsisten memberikan konten yang baik kepada pelanggan.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 10,5% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Ayu Diah Callista | Editor: Rimba Laut