Tag Archives: Mudahnya

Mudahnya Proses Registrasi, Top Up dan Pengembangan Dana di Aplikasi Akseleran!

Investasi di Akseleran

Ingin mengajukan pinjaman atau memberikan pendanaan di Akseleran? Sebelum memulai itu buat akun terlebih dahulu, karena setiap pengguna yang mengajukan pinjaman atau mengembangkan dana di Akseleran harus memiliki akun untuk proses transaksinya. kamu bisa melakukannya dengan mudah melalui smartphone milikmu. Kamu bisa melakukan registrasi menggunakan e-mail. Lebih lengkapnya, kamu bisa simak mudahnya melalui beberapa cara dibawah ini.

Daftar Akseleran dengan unduh aplikasi Akseleran di Google Play atau Apple App Store. Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk mendapatkan dana promo Rp. 100,000 gratis dari Akseleran.

Cara Membuat / Daftar Akun Akseleran

Buat kamu yang belum memiliki aplikasi Akseleran sekarang kamu sudah bisa download aplikasi Akseleran yang tersedia di Play Store.

Investasi di Akseleran

    • Buka Aplikasi Mobile Akseleran yang sudah ada di smartphone kamu, lalu klik ‘Daftar sekarang’.
    • Apabila kamu memiliki kode referral, maka kamu dapat mengisikannya di bagian ini.

Investasi di Akseleran

  • input e-mail, password, ulangi password, dan checklist box perjanjian keanggotaan Akseleran. Apabila, kamu memiliki kode referral kamu bisa input kode referral kamu di bagian ‘Saya memiliki kode referral’.

Investasi di Akseleran

  • Setelah berhasil daftar kamu bisa klik ‘buka email’ dan klik url verifikasi yang dikirimkan [email protected] ke email kamu, setelahnya kamu bisa langsung klik ‘Lanjut’.

Investasi di Akseleran

  • tentukan tipe akun Akseleran kamu, Perorangan atau Perusahaan lalu klik ‘Lanjut’.

  • Jika kamu sebelumnya memilih tipe ‘Perorangan’, maka proses selanjutnya adalah melengkapi informasi data diri beserta akun bank yang akan kamu gunakan untuk proses pengembangan dana kamu di Akseleran.
  • Pada bagian Data Diri ini kamu akan diminta untuk memasukkan nomor KTP dan NPWP beserta foto KTP dan NPWP tersebut. Hal ini sebagai salah satu proses Know-Your-Customer (KYC) yang menjadi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • Masukkan juga data rekening Bank kamu yang valid dan menggunakan namamu sendiri sebagai pemilik akun. Nama pemilik akun bank ini harus sama dengan nama pemilik akun Akseleran agar pembuatan akun Akseleran dapat disetujui. Data rekening bank ini diperlukan sebagai rekening tujuan saat dilakukan penarikan dana.

  • Apabila kamu memiliki rekening BCA kamu dapat membuka Rekening Dana Lender (RDL) dimana dapat kamu terbebas dari biaya Auto-Withdrawal.
  • Melakukan tanda tangan digital melalui PrivyID.
  • Setelah selesai melengkapi data pada akun kamu, selanjutnya kamu tinggal menunggu 1×24 jam untuk proses verifikasi yang dilakukan team Akseleran.

Tambah Dana Akseleran

  • Jika akun Akseleran kamu sudah terverifikasi, selanjutnya kamu bisa melakukan proses tambah dana agar dapat melakukan proses pengembangan dana kamu di Akseleran.

Investasi di Akseleran

  • Pada menu Saldo kamu bisa melihat saldo Akseleran, histori transaksi, melakukan tambah dana, dan melakukan penarikan saldo. Untuk tambah dana kamu tinggal klik ‘Tambah dana’ setelah itu akan masuk ke metode pembayaran.
  • Pilih metode pembayaran yang sesuai seperti ATM/Online ataupun Manual Transfer. Pada menu ini kamu bisa menentukan pembayarannya melalui berbagai macam pilihan bank yang tersedia di Akseleran.

Jika ATM/Online, tentukan jenis banknya seperti Bank Permata atau Bank lainnya. Setelah itu nomor Virtual Account (VA), nama beserta cara pembayarannya akan muncul untuk kamu transfer ke nomor VA tersebut. Namun, apabila RDL BCA yang kamu miliki sudah aktif maka tambah dana bisa dilakukan dengan nomor RDL BCA yang sudah tersedia.

Baca juga: Rekening Dana Lender (RDL) Akseleran: Fungsi dan Cara Membuatnya

Pengembangan Dana di Akseleran

Setelah proses registrasi selesai dan proses tambah dana beres, sekarang tinggal memulai pendanaan awal kamu di Akseleran. Pendanaan di Akseleran prosesnya mudah dan cepat kok.

Investasi di Akseleran

  • Masuk ke menu Peluang di aplikasi mobile Akseleran, pilih peluang pinjaman yang cocok dan sesuai dengan keinginanmu. Kamu secara cepat bisa melihat jenis usaha, credit rating, bunga efektif, dan tenor pinjaman yang ditawarkan masing-masing UKM.

Investasi di Akseleran

  • Apabila tertarik dengan salah satu peluang pinjaman, kamu bisa melihat informasi lebih detail seputar peluang pinjaman tersebut mulai dari jumlah pinjaman, bunga efektif, tenor, agunan, frekuensi angsuran pokok, frekuensi angsuran bunga dan informasi usaha tersebut. Kamu juga bisa melihat histori pinjaman sebelumnya untuk memastikan apakah sudah ada pembayaran yang lunas atau belum. Setelah sudah yakin kamu tinggal klik ‘Berikan Pinjaman’

Investasi di Akseleran

  • Masukan dana pendanaan awal kamu, misalnya Rp. 100,000, lalu klik ‘Hitung’, maka akan terlihat total pengembalian yang akan kamu dapatkan selama pendanaan di Akseleran. Kamu juga bisa klik logo biru bergambar ‘?’ di samping kata “Total Pengembalian” untuk melihat detail pengembalian per bulannya.
  • Apabila kamu tidak memiliki dana, kamu bisa klik tombol ‘Tambah dana’ untuk mengisi saldo kamu terlebih dahulu.
  • Setelah itu klik ‘Lanjut’ untuk masuk ke halaman konfirmasi pendanaan. Di halaman tersebut kamu akan diminta untuk checklist dua kotak mengenai Perjanjian Pemberian Pinjaman dan juga risiko pendanaan. Apabila setuju kamu tinggal klik ‘Lanjut’ untuk finalisasi proses pendanaan kamu.

Itu dia cara mudah daftar, tambah dana dan lakukan pendanaan di Akseleran. Mudah, kan? Segera mulai proses pendanaan dan pengajuan pinjaman kamu di Akseleran. Dapatkan cara pengembangan dana yang mudah, aman dan menguntungkan di Akseleran karena dengan Akseleran semuanya #JadiGampang.

Baca Juga : Pinjaman Modal Usaha di Akseleran Mudah, Aman dan Menguntungkan!

Daftar Sekarang dan Dapatkan Bunga Hingga 16% per Tahun di Akseleran!

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Mudahnya Mendapatkan Uang Banyak Pada 4 Usaha Ini!

Uang Banyak

Saat usia 20-30 biasanya adalah umur dimana sebagian menghabiskan uang untuk “menikmati” hidup. Padahal di usia 20 hingga 30 inilah merupakan usia terbaik kamu untuk mengumpulkan uang banyak. Namun, untuk merealisasikannya adalah dengan cara-cara dan proses yang tidak instan. Cara-cara yang dapat kamu lakukan bisa dengan menjadi seorang karyawan swasta, melakukan transaksi jual beli secara online, dan beberapa cara lainnya.

Karena perkembangan era digital yang sedang baik, mendapatkan uang banyak melalui internet adalah cara terbaik yang dapat menjadi pilihan kamu. Bahkan, apabila ditekuni dengan sungguh-sungguh pendapatan yang bisa kamu dapatkan melalui internet bisa lebih besar dibandingkan UMR (Upah Minimum Regional).

Inilah Beberapa cara mendapatkan uang banyak melalui media online.

Seiring perkembangan zaman, kebutuhan akan informasi juga semakin tinggi. Karena itu permintaan akan informasi melalui media online juga semakin banyak. Nah, informasi yang paling banyak melalui artikel atau konten. Saat membuat artikel optimalkan artikel tersebut dengan artikel yang SEO friendly. Dengan artikel SEO friendly diharapkan kunjungan yang datang untuk artikel tersebut dapat lebih banyak.

Selain memberikan informasi, artikel juga dapat membantu perkembangan sebuah blog ataupun website. Hal ini dikarenakan, apabila artikel yang kamu buat di publish dengan kualitas yang baik. Tentu artikel tersebut akan muncul pada halaman google pencarian pertama. Karena itu, banyak perusahaan-perusahaan yang sudah memiliki sebuah blog pada websitenya dengan harapan dapat menarik pengunjung datang ke website tersebut.

Kisaran harga artikel ini juga cukup beragam, biasanya 1 artikel dengan 500 kata rata-rata dihargai Rp 30 ribu hingga Rp 100 ribu tergantung kualitas dan bahasan dari artikel tersebut. Dari harga tersebut cukup menjanjikan, bukan?

Mahir dalam fotografi? Maksimalkan kemampuan yang kamu miliki tersebut untuk menghasilkan uang lebih. Artikel, foto dan video sebenarnya memiliki kesamaan yaitu sama-sama dibutuhkan sebagai media untuk menyebarkan informasi. 

Untuk itu apabila kamu memiliki banyak foto atau video yang berkualitas, kamu bisa menjual atau memasarkannya melalui platform-platform di internet, agar hasil karya milikmu itu dapat terjual.

Biasanya komisi yang ditetapkan suatu platform itu berbeda-beda, namun rata-rata komisinya mulai dari 15% hingga 70%.

Landing Page Ebook

Survei atau polling adalah salah metode terbaik untuk melihat suatu data sebelum menjalankan suatu rencana. Polling juga dilakukan tidak secara ‘asal’ tentu ada ilmunya tersendiri. 

Sekarang banyak platform di media online yang mulai melakukan hal seperti ini. Biasanya mereka akan diberikan sebuah survei, kuisioner atau polling, setelah selesai mengisi, nantinya akan diberikan reward berupa komisi. Tidak sulit bukan? Namun yang perlu diperhatikan biasanya setiap platform juga memiliki aturan tersendiri untuk aturan-aturan pengisiannya.

Sebagai catatan juga, platform yang menyediakan reward ini biasanya platform yang berasal dari luar negeri bukan platform lokal.

Di era serba online ini, tentu orang ingin segala halnya dapat mempermudah ia untuk melakukan berbagai macam hal. Salah satunya adalah melakukan investasi. Investasi yang dilakukan secara online dan dapat dilakukan dimana saja. 

Baca juga: 4 Cara Memilih Investasi Online yang Aman dan Terpercaya

Sekarang banyak platform investasi online yang beredar di Indonesia. Yang perlu diperhatikan adalah dengan banyaknya platform investasi online yang ada, kamu perlu lebih selektif dalam menentukan jenis investasinya. Artinya saat kamu mencari investasi online, lihat terlebih dahulu apa yang dibutuhkan. Apakah investasi jangka pendek atau jangka panjang yang kamu butuhkan, apakah dana awal investasi tersebut cukup sesuai dengan dana kamu dan yang terpenting apakah investasi online tersebut legal atau tidak.

Jangan sampai juga tergiur dengan bunga yang besar, karena biasanya banyak yang menawarkan hasil yang kadang tidak masuk di akal dengan harapan orang dapat tergiur dengan bunga tersebut.

Oleh karena itu, kamu perlu melakukan investasi online untuk dapat membuat kamu memiliki uang banyak masa depan.

Coba Juga Pendanaan P2P Lending Akseleran dan Dapatkan Bunga Hingga 16% per Tahun

BLOG100 Akseleran Apps

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 dan dapatkan dana awal sebesar Rp100 ribu saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Ini Mudahnya Cara Menghitung Tarif BPHTB

BPHTB

Ingin punya rumah sendiri? Banyak hal yang harus dilakukan terkait kepemilikan properti pribadi. Jangan lupa, ada komponen pajak yang termasuk di dalam transaksi jual beli tanah serta rumah. Salah satu yang harus diketahui adalah cara menghitung tarif BPHTB.

Sekilas Tentang BPHTB

BPHTB adalah singkatan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. Dalam surat perjanjian jual beli rumah, komponen pajak ini juga sudah harus tertera. Dalam hal ini, baik penjual maupun pembeli rumah sama-sama memiliki tanggung jawab untuk membayar pajak terkait transaksi rumah.

Tadinya, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan merupakan pungutan biaya yang ditagih oleh pemerintah pusat. Namun, Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah mengubah keputusan tersebut. Kini, ditagih langsung oleh pemerintah kabupaten atau kota.

Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan dikenakan langsung pada pihak individu atau badan tertentu yang terlibat dalam transaksi jual beli rumah atau properti apa pun. Tarifnya bisa mencapai 5% dari harga jual yang dikurangi oleh NPOPTKP (Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak).

Ada dua istilah lain yang harus diketahui terkait pajak jual beli rumah, yaitu:

NJOP adalah Nilai Jual Objek Pajak atau harga rata-rata suatu bangunan. Melalui Kementerian Keuangan, pemerintah menetapkan NJOP. Biasanya penetapan ini sekitar tiga tahun sekali, kecuali pada saat-saat tertentu. Misalnya, saat satu daerah berkembang pesat, sehingga kenaikan harga properti cukup signifikan.

NJKP adalah Nilai Jual Kena Pajak atau besaran nilai jual objek yang akan dimasukkan ke dalam perhitungan pajak terutang.

Yang Ikut Dikenakan Tarif BPHTB

Terkait transaksi jual beli rumah, inilah yang ikut dikenakan tarif tersebut:

  1. Jual beli
  2. Pertukaran
  3. Hibah
  4. Waris
  5. Hibah wasiat
  6. Pemasukan dalam perseroan maupun badan hukum lain
  7. Penunjukan pembeli saat lelang
  8. Pemisahan hak yang menyebabkan peralihan
  9. Terkait pelaksanaan keputusan hakim dengan kekuatan hukum tetap
  10. Peleburan usaha atau merger
  11. Penggabungan usaha
  12. Pemekaran usaha
  13. Hasil lelang dengan non-eksekusi
  14. Hadiah.

Tarif BPHTB termasuk bea, bukan pajak. Penyebabnya adalah:

  1. Saat membeli tanah atau properti dengan sertifikat, pembeli harus membayar tarifnya dulu sebelum terjadinya transaksi atau pembuatan dan penandatanganan akta.
  2. Frekuensi pelunasan bea terutang bisa dilakukan dalam waktu tertentu atau berkali-kali dan tidak tergantung waktu.

Baca juga: Bingung Bagaimana Melaporkan Pendapatan Bunga Yang Diterima? Cari Tahu Disini!

Dalam transaksi jual beli rumah, persyaratan BPHTB yang harus dipenuhi adalah:

  1. SSPD BPHTB.
  2. Fotokopi KTP sebagai wajib pajak dan NPWP.
  3. Fotokopi SPPT PBB terkait tahun yang bersangkutan.
  4. Fotokopi Bukti Kepemilikan Tanah. Misalnya: sertifikat, akta jual beli, letter C, atau girik.
  5. Fotokopi STTS atau setruk ATM sebagai bukti pembayaran PBB dalam lima tahun terakhir.

Lalu, bagaimana bila tanah atau rumahnya didapatkan lewat hibah, warisan, atau jual beli waris? Persiapkan hal-hal di bawah ini sebagai persyaratan untuk BPHTB:

  1. SSPD BPHTB.
  2. Fotokopi KTP sebagai wajib pajak dan NPWP.
  3. Fotokopi SPPT PBB terkait tahun yang bersangkutan.
  4. Fotokopi Bukti Kepemilikan Tanah. Misalnya: sertifikat, akta jual beli, letter C, atau girik.
  5. Fotokopi STTS atau setruk ATM sebagai bukti pembayaran PBB dalam lima tahun terakhir.
  6. Fotokopi surat keterangan waris atau akta hibah.
  7. Fotokopi Kartu Keluarga atau KK.

Lalu, bagaimana cara perhitungan tarifnya?

Cara Menghitung BPHTB

Rumusnya adalah:

Tarif pajak (5%) x Dasar Pengenaan Pajak (NPOP – NPOPTKP)

Terkait dengan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009, besarnya NPOPTKP bisa bervariasi. Ini tergantung kebijakan setiap wilayah masing-masing yang menjadi lokasi properti ini. Pasal 87 ayat 4 menetapkan bahwa besaran terendah adalah 60 juta rupiah (Rp60.000.000) untuk setiap wajib pajak.

Misalnya: Anda ingin membeli sebuah rumah dengan harga 300 juta rupiah (Rp300.000.000) di Jakarta. Seperti inilah perhitungan tarif Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan:

  • NPOP: Rp300.000.000
  • NPOPTKP: Rp80.000.000

5% x (Rp300.000.000 – Rp80.000.000) = 5% x Rp220.000.000 = Rp11.000.000

Maka, tarif BPHTB yang harus dibayar adalah sebesar 11 juta rupiah.

Nah, inilah cara menghitung tarif BPHTB yang harus diketahui saat ingin membeli rumah atau properti lainnya. Semoga bermanfaat.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Ini Mudahnya Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga – Salah satu alasan mengapa kita harus bekerja adalah untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Terutama untuk mereka yang sudah memiliki keluarga, tentunya kebutuhan rumah tangga menjadi semakin banyak. Memang saat kita sudah berkeluarga kebutuhan menjadi semakin beragam mulai dari biaya makan, transportasi, pendidikan hingga kebutuhan lainnya, karena itu diperlukan kemampuan yang baik dalam mengatur keuangan rumah tangga.

Cara mengatur keuangan rumah tangga ini memang bisa dibilang mudah dan bisa dibilang sulit, hal ini kembali lagi kepada tergantung setiap individu dalam mengatur keuangannya. Pendapatan yang besar bukan berarti dia memiliki kemampuan dalam mengatur keuangan lebih baik dibandingkan mereka yang memiliki pendapatan lebih sedikit.

Jadi, sebenarnya bagaimana sih cara mengatur keuangan rumah tangga yang baik? Selengkapnya kita akan membahasnya di bawah!

  • Hitung Seluruh Pendapatan yang Didapat

Langkah yang pertama saat mengatur keuangan rumah tangga adalah melakukan perhitungan dari seluruh pendapatan yang diterima baik itu pendapatan bulanan, penghasilan tambahan hingga pendapatan dari hasil pengembangan dana. Tujuan dari melakukan perhitungan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar dana yang diterima serta dapat dialokasikan untuk berbagai kebutuhan baik itu kebutuhan yang sifatnya primer, sekunder dan tersier.

Setelah melakukan kalkulasi secara menyeluruh pendapatan yang diterima, maka langkah selanjutnya adalah menuliskan atau menyusun segala rencana pengeluaran rumah tangga mulai dari yang paling dibutuhkan atau diprioritaskan. Hal-hal yang diprioritaskan mulai dari pengeluaran kebutuhan sehari-hari, transportasi, segala bentuk tagihan dan biaya-biaya lainnya.

  • Sisihkan Sebagian Pendapatan Untuk Tabungan, Asuransi atau Investasi

Hal ini adalah hal yang paling penting sekaligus wajib untuk dilakukan mulai dari menyisihkan 20%-30% dari total pendapatan untuk ditabungkan, asuransi ataupun diinvestasikan. Dari total 20%-30% kamu dapat mulai membaginya seperti 10% untuk tabungan, 5% untuk asuransi kesehatan dan 15% untuk diinvestasikan.

Ketiga hal itu memiliki manfaatnya masing-mascaraing. Tabungan biasa untuk kebutuhan yang tidak terduga, asuransi kesehatan untuk melindungi kesehatan pribadi dan keluarga dan investasi atau pengembangan dana untuk mempersiapkan dana di masa depan.

Khusus untuk yang terakhir yaitu investasi atau pengembangan dana ini penting untuk dilakukan, sebagai pemula kamu dapat memulainya dengan modal yang relatif kecil, risiko yang terukur serta keuntungan yang optimal seperti emas, reksadana hingga yang Peer-to-Peer (P2P) Lending.

Dana darurat ataupun dana cadangan merupakan salah satu kebutuhan yang harus dipersiapkan. Jangan lupa untuk mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan ini, karena dengan memiliki dana darurat setidaknya kamu akan lebih siap saat menghadapi kondisi yang tidak terduga.

Untuk nominal dana darurat ini tidak ada nominal pastinya yang harus dipersiapkan, namun setidaknya setiap bulan kamu harus menyisakan untuk keperluan ini. Yang terpenting komitmen dari setiap individu terhadap tanggung jawab yang sudah dibuat dan dipersiapkan terhadap dana darurat jangan sampai digunakan untuk kebutuhan yang sifatnya tidak darurat.

Baca juga: Mudahnya Mempersiapkan Dana Darurat dengan 3 Langkah Ini!

Poin ini juga cukup penting, karena untuk memiliki keuangan yang stabil tentunya rasio utang kamu juga cukup stabil dan tidak mengganggu pendapatan yang dimiliki. Karena jika melebihi, maka pendapatan yang kamu sudah atur untuk kebutuhan yang lebih penting akan habis hanya untuk membayar cicilan utang.

Oleh karena itu, jika ingin memiliki rasio utang yang tetap sehat dan optimal, maka jangan melebihi 30% dari seluruh pendapatan yang dimiliki.

Seperti yang sudah kita kita bahas bahwa cara mengatur keuangan rumah tangga memang mudah-mudah sulit, namun yang terpenting komitmen dan konsistensi yang terus dijaga agar tetap rutin untuk menerapkan hidup hemat agar keuangan tetap stabil.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].