Tag Archives: Panjang

Strategi Investasi Jangka Panjang yang Aman dan Menguntungkan

strategi investasi jangka panjang

Untuk membangun investasi yang bertahan dalam waktu yang lama, penting untuk memiliki strategi investasi jangka panjang yang baik. Dengan strategi yang tepat, Anda dapat meminimalkan risiko dan mengoptimalkan return investasi Anda dalam jangka panjang. 

Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk membantu Anda membangun investasi yang bertahan lama. Tentunya dengan strategi investasi jangka panjang yang baik.

Fokus Pada Investasi Jangka Panjang, Bukan Hasil Cepat

Investasi adalah cara yang efektif untuk mempersiapkan keuangan Anda di masa depan. Namun, banyak investor terjebak dengan cara berpikir jangka pendek, yang mengarah pada investasi yang kurang efektif dalam jangka panjang. 

Menginvestasikan uang pada saham-saham yang sedang naik daun atau investasi lainnya yang menjanjikan keuntungan dalam waktu singkat, mungkin terdengar menarik. 

Namun, investasi semacam itu berisiko dan dapat menyebabkan kerugian besar dalam waktu singkat. Alih-alih mencari hasil cepat, fokus pada investasi jangka panjang lebih penting karena memungkinkan Anda untuk membangun kekayaan seiring waktu.

Investasi jangka panjang yang dilakukan dengan konsisten dan cerdas dapat menghasilkan keuntungan yang signifikan dalam jangka waktu yang panjang. 

Sebagai contoh, jika Anda menginvestasikan uang Anda pada saham dengan rata-rata pengembalian sebesar 10% per tahun selama 20 tahun, maka uang Anda akan meningkat lebih dari tiga kali lipat dari nilai awalnya. 

Dengan demikian, Anda akan memiliki potensi untuk memperoleh keuntungan yang jauh lebih besar dengan memfokuskan pada investasi jangka panjang.

Hindari Risiko yang Tidak Perlu

Mencari hasil cepat dalam berinvestasi juga dapat mengakibatkan Anda menempatkan uang Anda pada risiko yang tidak perlu. 

Terlalu fokus pada keuntungan yang cepat dapat membuat Anda tergoda untuk mengambil risiko yang lebih besar. Misalnya berinvestasi pada saham-saham kecil yang belum terbukti secara finansial atau mengambil kredit untuk berinvestasi. 

Risiko-risiko semacam itu dapat menyebabkan kerugian besar dalam jangka pendek dan jangka panjang.

Namun, dengan fokus pada investasi jangka panjang, Anda dapat menghindari risiko yang tidak perlu dan membangun portofolio investasi jangka panjang yang seimbang dan bertahan lama. 

Dengan strategi investasi yang baik, Anda dapat mencapai tujuan keuangan jangka panjang Anda tanpa menempatkan uang Anda pada risiko yang tidak perlu.

Pilih Instrumen Investasi yang Sesuai dengan Profil Risiko

Salah satu hal yang paling penting untuk dipertimbangkan saat memilih instrumen investasi adalah profil risiko dan tujuan investasi Anda.

Profil risiko Anda mencakup berapa besar toleransi risiko Anda dalam berinvestasi. Apakah Anda lebih suka investasi dengan risiko tinggi atau rendah. Serta seberapa besar keuntungan yang ingin Anda peroleh dari investasi tersebut. 

Sedangkan tujuan investasi Anda mencakup apa yang ingin Anda capai melalui investasi. Misalnya mempersiapkan dana pensiun, membeli rumah, atau menabung untuk pendidikan anak-anak.

Berikut adalah beberapa instrumen investasi yang dapat Anda pertimbangkan sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi Anda:

Deposito Berjangka

Jika Anda memiliki profil risiko konservatif dan tujuan investasi jangka pendek, deposito berjangka bisa menjadi pilihan yang baik. 

Deposito berjangka menawarkan bunga yang lebih tinggi daripada tabungan biasa dan mempunyai risiko yang lebih rendah daripada investasi saham.

Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang cocok untuk orang yang mempunyai profil risiko konservatif dan tujuan investasi jangka pendek atau menengah. 

Reksa dana pasar uang biasanya mempunyai risiko yang lebih rendah daripada reksa dana saham, tetapi tetap dapat memberikan hasil yang cukup baik.

blog100

Obligasi

Jika Anda mempunyai profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah, obligasi bisa menjadi pilihan yang tepat. 

Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah, dan mempunyai tingkat risiko dan pengembalian yang lebih rendah daripada saham.

Reksa Dana Saham

Jika Anda memiliki profil risiko agresif dan tujuan investasi jangka panjang, reksa dana saham bisa menjadi pilihan yang baik. 

Meskipun reksa dana saham memiliki risiko yang lebih tinggi daripada instrumen investasi lainnya, mereka juga dapat memberikan pengembalian yang jauh lebih besar dalam jangka panjang.

Properti

Investasi properti bisa menjadi pilihan yang baik untuk orang yang mempunyai profil risiko moderat hingga agresif dan tujuan investasi jangka panjang. 

Properti dapat memberikan pengembalian yang tinggi dalam jangka panjang dan dapat memberikan sumber penghasilan pasif melalui sewa.

Memilih instrumen investasi yang tepat sangat penting untuk mencapai tujuan keuangan Anda. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, pertimbangkan profil risiko Anda dan tujuan investasi Anda. 

Serta pastikan Anda memahami risiko dan potensi pengembalian dari setiap instrumen investasi yang Anda pertimbangkan. 

Pastikan juga untuk melakukan riset dan mengumpulkan informasi dari sumber yang terpercaya sebelum mengambil keputusan investasi.

Tetapkan Rencana Investasi Jangka Panjang dan Patuhi Rencana Tersebut

Cara memulai investasi jangka panjang adalah dengan menentukan tujuan investasi Anda. Setelah menentukan tujuan tersebut, Anda perlu mengevaluasi risiko yang mungkin terjadi dalam investasi Anda. 

Penting untuk menyadari bahwa investasi jangka panjang dapat memberikan keuntungan yang besar, tetapi juga memiliki risiko yang tinggi.

Menentukan alokasi aset yang tepat juga sangat penting dalam investasi jangka panjang. Alokasi aset yang baik dapat membantu Anda mengurangi risiko investasi dan memaksimalkan pengembalian investasi Anda. 

Sebagai contoh, jika Anda masih muda dan memiliki waktu yang cukup panjang untuk berinvestasi, Anda mungkin ingin mengalokasikan sebagian besar dana Anda ke dalam saham yang berisiko lebih tinggi.

Setelah menentukan alokasi aset yang tepat, Anda perlu membuat rencana investasi jangka panjang yang spesifik dan patuh terhadap rencana tersebut. 

Baca juga: Pengertian Aset Beserta Klasifikasinya!

Rencana investasi jangka panjang ini harus mencakup jumlah dana yang ingin Anda investasikan, jenis investasi yang ingin Anda beli, dan periode waktu yang ingin Anda tetap berinvestasi.

Selain itu, penting juga untuk melakukan diversifikasi investasi Anda. Diversifikasi membantu mengurangi risiko investasi dengan menyebar investasi Anda ke beberapa instrumen investasi dan aset yang berbeda. 

Terakhir, periksa kembali portofolio investasi Anda secara berkala dan sesuaikan dengan keadaan pasar. Pasar finansial selalu berfluktuasi, dan kondisi ekonomi bisa berubah dari waktu ke waktu. 

Oleh karena itu, penting untuk terus memantau portofolio investasi Anda dan melakukan perubahan yang diperlukan untuk mengoptimalkan kinerja portofolio Anda.

Kesimpulan

Dalam investasi jangka panjang, konsistensi dan kesabaran sangat penting. Investasi jangka panjang membutuhkan waktu dan disiplin untuk mencapai tujuan. Namun, dengan strategi investasi jangka panjang yang baik, Anda dapat mencapai kesuksesan finansial jangka panjang yang Anda inginkan.Nah, Anda dapat menggunakan platform Akseleran yang memfasilitasi berbagai jenis investasi dengan instrumen yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko investor. Akseleran memberikan layanan investasi yang mudah dan aman dengan kinerja investasi yang terukur dan keuntungan yang jelas.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang igin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Ini Cara Terbaik untuk Menyusun Rencana Keuangan Jangka Panjang Pasca Idul Fitri

Menyusun rencana keuangan jangka panjang pasca Idul Fitri

Momen Hari Raya Idul Fitri kerap membuat orang justru ‘habis-habisan’. Mengapa demikian? Acara jamuan makan, halal bi halal, bagi-bagi THR, beli baju baru, tentu menghabiskan banyak uang. Apakah Anda demikian? Maka, penting untuk menyusun rencana keuangan jangka panjang pasca Idul Fitri.

Kondisi Keuangan Pasca Lebaran

Bagi umat Islam, Lebaran merupakan salah satu momen paling dinantikan. Di negara seperti Indonesia, hari raya ini identik dengan acara kumpul bersama anggota keluarga. Umat muslim menyambutnya dengan mempersiapkan banyak hal. Camilan, makanan, baju baru hingga uang untuk THR.

Tradisi berbagi tunjangan hari raya untuk keluarga tersebut sudah menjadi bagian tak terpisahkan. Namun bagaimanapun juga, hal ini dapat berpengaruh terhadap kondisi keuangan Anda. 

Berikut adalah beberapa kesalahan manajemen keuangan, sehingga membuat kantong menipis setelah hari raya : 

  • Tidak membuat rancangan perencanaan keuangan
  • Lupa mana prioritas keinginan atau kebutuhan
  • Menggunakan dana darurat untuk kepentingan saat hari raya
  • Tidak menyisihkan THR untuk investasi

Tips Menyusun Rencana Keuangan Jangka Panjang Pasca Idul Fitri

Jangan lagi terlena. Mari saatnya berbenah untuk mengatur keuangan dan menyusun siasat keuangan pribadi untuk kebutuhan jangka panjang. Berikut tips menyusun rencana keuangan jangka panjang pasca Idul Fitri yang bisa Anda coba.

Menentukan Tujuan Keuangan Jangka Panjang

Seperti telah disebutkan di atas, ada banyak pengeluaran yang umumnya muncul di hari raya. Oleh karenanya, Anda harus dapat menata keuangan dan menentukan tujuan keuangan. Sembari mengaturnya untuk keperluan jangka panjang. Misalnya, untuk kebutuhan di hari tua Anda, atau pendidikan anak. 

Perencanaan ini menjadi alat yang berguna untuk mengatur pengeluaran dan pemasukan, termasuk pada individu. Manfaatnya adalah untuk membantu Anda dalam membuat rencana yang tepat dalam mencapai tujuan finansial jangka panjang. Termasuk mempersiapkan langkah mengatasi resiko yang bisa saja terjadi.

Dengan kiat-kiat tersebut, Anda dapat mewujudkan tujuan finansial yang ingin Anda raih, kemudian gambaran bagaimana langkah untuk mencapainya. Lantas, bagaimana menyusun rencana keuangan jangka panjang pasca Idul Fitri? Berikut cara mengatur keuangan setelah Lebaran. 

1. Cek dan Tata Lagi Catatan Keuangan

Untuk dapat menyusun rencana keuangan jangka panjang pasca Idul Fitri dengan baik, Anda harus memastikan pos mana yang membuat pengeluaran Anda membumbung tinggi saat Lebaran. Dengan begitu, Anda bisa menentukan alokasi dana untuk mengisi kekosongan anggaran yang tidak sengaja terpakai. 

Kemudian, Anda bisa mengatur ulang rincian pengeluarannya. Caranya, dengan menekan bagian yang tidak terlalu penting. 

2. Catat Pengeluaran Secara Detail

Sangat penting untuk mencatat semua pemasukan dan pengeluaran. Namun sayangnya, banyak orang lupa akan hal tersebut. Padahal, dengan membuat catatan ini, Anda bisa memiliki bahan evaluasi untuk menyusun rencana finansial untuk periode berikutnya.

Anda tidak harus membuat catatan yang ribet, asalkan Anda bisa memahaminya. Catat setiap pengeluaran, bahkan dari yang paling kecil. Sehingga, Anda akan tahu ke mana arus uang Anda. Kemudian, Anda akan tahu apa saja yang jadi kebutuhan utama dan paham gambaran pengeluaran nantinya.

blog100

3. Susun Prioritas

Berikutnya, urutkan prioritas pengeluaran. Mulai dari kebutuhan utama, hingga tersier. Cari tahu mana yang untuk sementara bisa Anda hilangkan, agar Anda dapat memenuhi kebutuhan utama dan pembayaran wajib bulanan. 

4. Kurangi Pengeluaran Harian 

Untuk mengatur keuangan pribadi, Anda bisa mengurangi pengeluaran harian. Buatlah rincian daftar belanja sesuai dengan kebutuhan Anda. Hindari membeli kebutuhan yang kurang Anda butuhkan, agar tidak terlalu boros. 

5. Menabung Lagi

Ketika Anda sudah membatasi pengeluaran, maka Anda tentu sudah bisa menyisihkan uang untuk mengisi tabungan yang terkuras saat hari raya. Namun, sisihkan uang tersebut terlebih dahulu untuk Anda tabung. Jangan tunggu saat ada sisa pengeluaran. 

6. Disiplin Atur Uang

Semua hal yang Anda rancang di atas akan sia-sia jika Anda tidak memiliki niatan untuk menerapkannya. Maka, Anda harus memiliki sikap disiplin dan konsisten. Anda juga harus bersabar selama beberapa waktu demi memulihkan kembali finansial setelah hari raya. 

Membuat Perencanaan Keuangan Terstruktur Lewat Investasi

Ketika kondisi finansial Anda sudah membaik, jangan lupa untuk kembali melakukan investasi. Anda bisa melakukannya, bahkan dengan modal kecil sekalipun.

Yang perlu Anda ingat, pilihlah jenis investasi yang sesuai kebutuhan dan tepat. Dengan begitu, modal yang Anda tanam akan berbuah manfaat maksimal untuk finansial Anda di masa akan datang. 

Investasi adalah salah satu cara menyelamatkan keuangan setelah Lebaran. Aktivitas ini akan aman selama Anda dapat mengukur resikonya, kemudian menerapkan apa yang harus Anda lakukan dengan baik. Selanjutnya, manfaat dari menanam modal ini dapat Anda manfaatkan untuk pendidikan anak atau hari tua. 

Bagaimana cara menanam modal? Langkahnya adalah sebagai berikut :

1. Tentukan Jangka Waktu

Anda bisa menerapkan cara penanaman modal yang tepat sesuai jangka waktu pencapaian. Ini akan membantu Anda mencapai target sesuai rencana. Misalnya, tujuan jangka pendek kurang dari 3 tahun, menengah antara 3 hingga 5 tahun, atau lebih dari 5 tahun. 

2. Pilih Instrumen

Pertimbangkan profil Anda sebelum memilih instrumen penanaman modal. Terdapat tiga jenis. Yakni investor stabil, dapat menerima fluktuasi, atau agresif yang siap menghadapi resiko kerugian dengan fluktuasi tajam. 

3. Buka Rekening 

Anda harus punya rekening penanaman modal. Jika Anda ingin punya investasi online, Anda bisa membuat lewat perusahaan sekuritas. Umumnya, Anda harus mempersiapkan dokumen seperti KTP, nomor rekening, NPWP, kemudian mengisi formulir dari perusahaan bersangkutan.

4. Lakukan Diversifikasi 

Ini merupakan cara menanam uang dengan membagi modal Anda untuk beberapa aset seperti emas, saham, reksadana atau deposito. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan keuntungan maksimal. 

5. Mulai dari Modal Kecil

Anda tidak harus menunggu hingga mempunyai banyak dana untuk memulai menanam modal. Sebab, dengan modal hanya Rp100 ribu saja, Anda bisa melakukan investasi. Beberapa platform e-commerce pun menyediakan saluran untuk penanaman modal. Sehingga, Anda lebih mudah dalam berinvestasi.

Untuk Anda yang masih pemula, mulailah dengan modal yang sedikit, dengan memilih jenis penanaman modal terjamin dan rekam jejak baik. Kemudian, susun strategi untuk mencapai target. Misalnya dengan menanam modal uang secara berkala setiap bulan agar dapat melihat perkembangan pasar saham harian. 

Mengalokasikan Dana Investasi untuk Tujuan Keuangan Jangka Panjang

Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang bagaimana menanam modal untuk jangka panjang : 

1. Evaluasi dan Susun Tujuan Finansial

Anda bisa menganalisis kondisi terkini pada diri Anda. Seperti status pernikahan, jumlah keluarga, pekerjaan, kesehatan, usia dan lainnya. Kemudian, menyusun tujuan finansial. Misalnya, punya rumah dalam 10 tahun ke depan, atau mobil pribadi untuk 3 tahun berikutnya. 

2. Mencari Alternatif Mencapai Tujuan

Rencana finansial tersebut dapat berupa aktivitas yang Anda lakukan, berkaitan dengan jangka waktu untuk pencapaiannya. Misalnya, membayar premi asuransi pendidikan anak sebesar Rp350 ribu per bulan selama 10 tahun. Atau menabung Rp500 ribu per bulan untuk dana hari tua Anda.

3. Cek dan Sempurnakan Rencana Finansial Secara Berkala

Kondisi finansial Anda bisa saja berubah. Misalnya ketika ada anggota keluarga yang baru, menderita sakit yang butuh biaya besar, atau pendapatan berkurang. Jika terjadi kondisi demikian, maka Anda akan harus mengevaluasinya. Kemudian melanjutkan proses berikutnya, dengan beradaptasi dengan kondisi terkini.

Kesimpulan

Nah, itulah betapa penting Anda untuk menyusun rencana keuangan jangka panjang pasca Idul Fitri. Penataan finansial jangka panjang merupakan proses yang harus Anda lakukan demi meraih tujuan finansial stabil. 

Berdasarkan langkah-langkah yang sudah disebutkan di atas, investasi merupakan pilihan terbaik. Selain untuk mendorong perbaikan kondisi finansial, juga dapat mendorong perencanaan finansial masa depan. 

Terlebih, Anda akan tetap membutuhkan dana anggaran untuk masa tua, dan biaya pendidikan anak Anda.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang igin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

7 Pinjaman Online Tenor Panjang agar Cicilan Ringan

Pinjaman Online Tenor Panjang

Ingin keringanan pembayaran cicilan setelah meminjam uang? Gunakan jasa pinjaman online tenor panjang. Sesuai namanya, penyedia pinjaman online tenor panjang menawarkan waktu pengembalian cukup panjang bagi nasabahnya. Berbagai jasa penyedia pinjaman bertenor panjang juga telah mengantungi izin dari OJK sehingga cukup aman bagi calon peminjam yang bertanggung jawab.

Keuntungan Pinjaman Online Tenor Panjang

Rata-rata layanan pinjaman online memiliki tenor kurang dari satu tahun, tetapi ada juga yang menyediakan periode cicilan maksimal selama 12 bulan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam mengembalikan serta memastikan bahwa jasa peminjam mendapat dana mereka kembali.

Tenor panjang membantu nasabah meringankan beban pembayaran. Kemudahan ini juga berpengaruh pada performa peminjam. Semakin bagus performa Anda sebagai nasabah, semakin besar kemungkinan pinjaman Anda disetujui jika membutuhkan lagi.

Hal penting yang harus diingat adalah adanya biaya tambahan, misalnya ongkos cicilan dan bunga. Semakin lama tenor yang Anda pilih, semakin besar juga total biaya yang dibayarkan kembali. 

Contoh Jasa Pinjaman Online Tenor Panjang

Lepas dari pertimbangannya, jasa pinjaman online tenor panjang tetap menjadi pilihan ideal untuk memudahkan pengelolaan uang pribadi. OJK memiliki daftar penyedia pinjaman dengan pilihan tenor cukup panjang. Berikut tujuh contohnya.

Tunaiku

Tunaiku menyediakan pilihan tenor yang cukup beragam dan bahkan melebihi rata-rata, yaitu enam, 12, dan 20 bulan. Tunaiku juga terkenal cukup cepat dalam hal pencairan dana, yaitu 24 jam. Batas pinjamannya minimal Rp2 juta dan maksimal Rp20 juta. Hal ini memudahkan Anda memilih jumlah dan tenor paling sesuai.

Tunaiku ditujukan untuk pengusaha UKM serta karyawan. Hal ini terlihat dari salah satu syarat dasarnya, yaitu bukti gaji atau pemasukan rutin bulanan.

Kredit Pintar

Kredit Pintar menyediakan pinjaman online tenor panjang dengan rentang tiga hingga 12 bulan. Jasa peminjaman ini menawarkan syarat yang cukup mudah, tetapi dengan batas pinjaman rendah (sekitar Rp2 juta). Akan tetapi, kemudahan persyaratan dan tenor cicilannya membuat Kredit Pintar cocok untuk membiayai kebutuhan mendadak atau jangka pendek.

Finmas

Finmas adalah solusi untuk meminjam uang tunai hingga Rp5 juta secara cepat, dengan syarat mudah. Selain pilihan pembayaran lunas, Finmas menyediakan pilihan waktu cicilan tiga hingga enam bulan. Finmas menuntut slip gaji atau bukti penghasilan rutin lainnya sebagai salah satu dokumen utama. Keuntungannya, Anda bisa menggunakan simulasi pengembalian dana di situs utama Finmas untuk mengetahui tingkat kemampuan membayar.

Baca juga: 10 Pinjaman Dana Tunai Online yang Legal

JULO

JULO adalah pinjaman online tenor panjang yang memadukan batas pinjaman agak lebih besar dengan transparansi suku bunga dan biaya ekstra. Waktu cicilan pembayaran paling lama di JULO adalah enam bulan, tetapi dengan limit pinjaman hingga Rp8 juta. Cocok untuk memenuhi kebutuhan mendadak yang membutuhkan biaya cukup besar.

Sama seperti Finmas, JULO menuntut persyaratan yang sedikit ketat untuk menjamin tenor panjang serta limit pinjaman maksimalnya. Misalnya, Anda harus menunjukkan slip gaji atau bukti penghasilan lain. Anda juga harus memiliki penghasilan tetap minimal Rp2 juta per bulan.

Maucash

Maucash cocok untuk Anda yang membutuhkan pinjaman jumlah kecil secara cepat. Dengan tenor maksimal enam bulan, Maucash menawarkan pinjaman sebesar Rp500.000 hingga Rp8 juta. Suku bunga juga disesuaikan dengan tenor yang Anda pilih sehingga pembayaran lebih mudah.

Maucash menawarkan syarat peminjaman yang cukup mudah, yaitu e-KTP dan nomor telepon. Akan tetapi, jika Anda ingin proses pengurusan pinjaman dipercepat, lengkapi persyaratan tambahan seperti NPWP dan rekening tabungan serta slip gaji tiga bulan terakhir.

Pinjaman Tenang BRI Agro

Pinjaman Tenang BRI Agro adalah pinjaman online tenor panjang untuk WNI yang berstatus karyawan atau wirausahawan. Anda bisa memilih tenor minimal satu bulan dan maksimal 12 bulan. Jumlah pinjaman juga bervariasi, mulai dari Rp500.000 hingga Rp20 juta. Tergantung kelengkapan persyaratan, permohonan pinjaman bisa dikabulkan antara 15 menit hingga 24 jam.

Kredivo

Kredivo menawarkan pinjaman dengan tenor satu, tiga, hingga enam bulan. Anda bisa mengajukan pinjaman hingga Rp30 juta, dan suku bunganya disesuaikan dengan tenor. Akan tetapi kemampuan mengajukan pinjaman dalam jumlah tertentu tergantung dari limit kredit serta kelengkapan persyaratan yang Anda penuhi.

Akseleran

Akseleran memiliki produk Pinjaman Online Tunai yang menawarkan pinjaman mulai dari Rp2 juta – Rp15 juta dengan tenor hingga 12 bulan dan bunga yang kompetitif. Pinjaman dari Akseleran juga dapat membantu kamu memenuhi kebutuhan seperti biaya kesehatan, modal usaha kecil hingga untuk dana darurat. Syarat pengajuan pinjaman ini juga sangat mudah yaitu seperti Warga Negara Indonesia, berusia minimal 18 tahun, memiliki pekerjaan tetap dan tentunya dapat melengkapi dokumen pendukung seperti KTP dan slip gaji/rekening koran.

Jasa pinjaman online tenor panjang adalah solusi mengelola keuangan secara lebih mudah. Pilih salah satu jasa pinjaman yang cocok dengan kebutuhan Anda untuk memudahkan pembayaran cicilan.

Ajukan Pinjaman Sekarang dan Dapatkan Kemudahan Pinjaman Modal Usaha di Akseleran!

Dapatkan pinjaman dengan bunga kompetitif dan kemudahan proses pengajuan. Ajukan pinjaman untuk mengembangkan usahamu sekarang. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

BLOG100

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected].