Tag Archives: Pasar

Untungnya Ikut Program Sekolah Pasar Modal

Sekolah Pasar Modal

Sekolah Pasar Modal (SPM) merupakan suatu program edukasi dan sosialisasi yang diselenggarakan secara berkala oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Semua masyarakat bisa menjadi peserta dari program yang diusung oleh BEI ini, asalkan dapat melengkapi pendaftaran dan persyaratan dari program Sekolah Pasar Modal.

Tujuan diselenggarakan program edukasi dan sosialisasi Sekolah Pasar Modal (SPM) ini salah satunya untuk meningkatkan informasi dan pengetahuan seputar investasi. Harapannya, dengan adanya program ini masyarakat bisa lebih tertarik dalam berinvestasi di pasar modal ataupun investasi lainnya. Tujuan dari program ini juga nantinya akan terbagi menjadi 2 apakah program reguler atau program syariah.

Program Sekolah Pasar Modal (SPM)

terdapat 2 program yaitu Sekolah Pasar Modal Reguler (SPM) dan Sekolah Pasar Modal Syariah (SPMS). Masing-masing dari program ini memiliki keunggulan. Apabila kamu memilih SPM, maka kamu akan mempelajari dari dasarnya secara menyeluruh. Lain halnya dengan SPMS yang memberikan pemahaman seperti investasi syariah dan juga mengajarkan seputar sistem trading syariah.

Untuk mengetahui proses dan mekanisme dari masing-masing Sekolah Pasar Modal. Jika sudah mengikuti segala rangkaian prosesnya, kamu akan diberikan sertifikat SPM sebagai bentuk partisipasi yang telah kamu ikuti.

Baca Juga: Sukuk atau Obligasi Konvensional, Mana Yang Terbaik?

Tujuan Program Sekolah Pasar Modal (SPM)

Bursa Efek Indonesia (BEI) tentu memiliki alasan dan tujuan membuat program seperti Sekolah Pasar Modal (SPM), berikut ini tujuan dari Sekolah Pasar Modal baik itu yang Reguler atau Syariah:

Sekolah Pasar Modal Reguler (SPM)
  • Memberikan edukasi seputar yang benar mengenai investasi
  • Menyiapkan program ini agar para pemula di dunia investasi ini untuk menjadi seorang investor yang lebih paham dan mengerti dalam pasar modal
  • Meningkatkan jumlah investor untuk pasar modal di indonesia
  • Memberikan pemahaman bahwa untuk memulai investasi itu mudah
  • Memberikan informasi mengenai banyaknya lembaga yang ada di lingkup pasar modal dan menyediakan fasilitas perlindungan untuk para investor
Sekolah Pasar Modal Syariah (SPMS)
  • Memberikan edukasi seputar yang benar mengenai investasi
  • Menyiapkan program ini agar para pemula di dunia investasi ini untuk menjadi seorang investor yang lebih paham dan mengerti dalam pasar modal
  • Memberikan lebih dalam mengenai pasar modal syariah
  • Memberikan pemahaman mengenai mudahnya investasi syariah
  • Meningkatkan jumlah investor syariah untuk pasar modal indonesia
  • Memberikan informasi mengenai banyaknya lembaga yang ada di lingkup pasar modal dan menyediakan fasilitas perlindungan untuk para investor syariah

Jadi, target utama dari Sekolah Pasar Modal (SPM) itu siapa?

Untuk targetnya sendiri program dari Sekolah ini adalah semua masyarakat di Indonesia baik itu karyawan, pengusaha, profesional, ibu rumah tangga ataupun pensiunan. Tetapi, diutamakan untuk mereka yang belum memahami jelas mengenai investasi dan belum pernah menjadi investor.

Syarat dan prosedur bergabung dengan Sekolah Pasar Modal (SPM)

Sebagai tahapan awal registrasi, kamu tidak dapat langsung memilih 2 program sekaligus. Pada tahap awal kamu akan diwajibkan untuk menyimpan dana Rp 100 ribu sebagai modal awal bergabung dalam Sekolah Pasar Modal ini, nantinya dana tersebut akan kembali dalam bentuk modal dari investasi. Apabila lanjut ke kelas berikutnya kamu tetap harus melakukan proses daftar ulang. Kamu juga bisa melakukan semua proses pendaftaran secara online. Untuk persyaratan yang harus dibawa saat proses pendaftaran yaitu :

  1. Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Foto copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  3. Foto copy rekening tabungan
  4. Foto copy Kartu Keluarga untuk ibu rumah tangga atau mahasiswa
  5. Foto copy NPWP suami/orang tua untuk ibu rumah tangga atau mahasiswa

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 18% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Akseleran Apps

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Apa Itu Pasar Uang? Apa Bedanya dengan Pasar Modal?

Pasar Uang dan Pasar Modal

Pasar Uang dan Pasar Modal – Pasar yang kita kenal bukan hanya pasar konvensional tempat menjual barang dan jasa secara langsung. Ada satu pasar lagi bernama pasar abstrak yang tidak ada barang atau jasa yang diperjualbelikan, tapi ada modal atau uang yang digunakan sebagai komoditas.

Pasar uang adalah salah satu pasar yang ramai digunakan sebagai transaksi sampai saat ini. Pasar ini dianggap mampu memberikan keuntungan meski secara risiko juga tetap besar. Apalagi komoditas yang diperjualbelikan cukup abstrak dan tidak stabil harganya.

Mengenal Pasar Uang dan Instrumennya

Pasar uang adalah tempat pertemuan antara pemberi dana atau lender dengan calon konsumen. Pertemuan ini bisa dilakukan secara langsung atau melalui perantara atau broker.  Pasar uang muncul karena ada transaksi permintaan atau penawaran terhadap sejumlah dana atau surat-surat berharga jangka pendek umumnya di bawah 270 hari.

Pasar uang memiliki beberapa instrumen di dalamnya. Instrumen ini umumnya diperdagangkan dalam bentuk surat berharga. Berikut daftar instrumen surat berharga dalam pasar uang.

  • Surat Berharga Pasar Uang (SBPU).
  • Sertifikat Bank Indonesia (SBI).
  • Deposito.
  • Promissory Notes.
  • Treasury Bills.
  • Banker’s Acceptance.
  • Commercial Paper.
  • Call Money.

Fungsi Pasar Uang

Pasar uang tidak muncul begitu saja kalau tidak ada fungsi atau tujuan yang jelas. Secara umum fungsi dari pasar uang terdiri dari:

Pasar ini muncul sebagai salah satu sumber pembiayaan modal kerja dan investasi jangka pendek. Perusahaan yang akan melakukan ekspansi usaha dan membutuhkan dana akan mendapatkan dana langsung dari pasar ini.

Investor yang berasal dari luar negeri tentu butuh berbagai dokumen yang merepotkan kalau ingin menanamkan modal di Indonesia. Oleh karena itu banyak dari mereka yang menggunakan pasar uang untuk berinvestasi dan menyalurkan pinjaman jangka pendek kepada perusahaan di Indonesia.

  • Penghimpun Dana Masyarakat

Selain dari investor luar negeri, pasar uang juga menghimpun dana dari masyarakat lokal. Transaksi yang dilakukan masyarakat umumnya berupa perdagangan surat-surat berharga berjangka pendek.

  • Menawarkan Investasi pada Masyarakat

Pasar uang juga menawarkan pembelian Sertifikat Bank Indonesia (BI) dan serta Surat Berharga Pasar Uang langsung ke masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, imbal hasil bisa didapatkan.

Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal

Banyak yang mengatakan kalau pasar uang dan pasar modal adalah dua hal yang sama. Padahal dua hal ini berbeda meski mungkin ada kemiripan. Berikut perbedaan pasar uang dan pasar modal selengkapnya.

  • Produk yang Diperjualbelikan

Produk yang diperjualbelikan berbeda antara dua pasar ini. Kalau pasar modal umumnya memperjualbelikan saham, obligasi, hingga reksadana. Sementara itu untuk pasar uang memperjualbelikan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), Sertifikat Bank Indonesia (SBI), deposito, Promissory Notes, hingga Treasury Bills.

Jangka waktu pasar uang biasanya pendek dan kurang dari setahun. Beberapa ada yang beberapa bulan saja. Karena pasar ini banyak digunakan untuk pemberian dana untuk usaha, pengembalian juga berjalan cepat sesuai kesepakatan.

Pasar modal memiliki jangka panjang meski pada periode tertentu banyak pelakunya yang harus memutar dana untuk menjual atau membeli saham. Hal ini dilakukan untuk terus mendapatkan untung.

Otoritas tertinggi dari pasar uang adalah Bank Indonesia. Sementara itu untuk pasar modal kalau di Indonesia ada Bursa Efek Indonesia. Pelaku perdagangan harus mematuhi regulasi yang ditetapkan.

Secara umum risiko untuk dua pasar ini sama-sama besar. Hanya saja untuk pasar uang lebih baik karena bisa berjalan dengan modal yang kecil. Sementara itu untuk pasar saham, harganya bisa naik turun setiap hari sehingga risiko yang didapatkan bisa besar.

Dari ulasan di atas kita bisa sedikit membuat ringkasan kalau pasar uang adalah pasar abstrak yang menjadi tempat bertemunya lender, customer, dan broker. Dana yang ada di sini banyak digunakan sebagai modal usaha atau memberikan suplai dana segera pada perusahaan yang membutuhkan.

Pasar uang adalah salah satu platform untuk melakukan investasi yang banyak dilakukan masyarakat. Kalau Anda tertarik untuk melakukan investasi di sini ada baiknya mempelajari semua hal terkait pasar uang mulai dari keunggulan sampai risiko. Dengan begitu Anda bisa berinvestasi sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

voucher promo akseleran blog blog100

Akseleran Apps

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Kenapa Segmentasi Pasar Penting untuk Bisnis?

Segmentasi Pasar

Setiap pengusaha tentu menginginkan produknya laku keras di pasaran. Oleh karena itu, tidak heran kalau dalam upaya pemasarannya, banyak pebisnis yang berusaha menawarkan produk barang atau jasanya ke semua orang tanpa ada segmentasi pasar secara khusus. Harapannya, produk barang atau jasanya mendapat respons yang positif dan sanggup memenuhi kebutuhan setiap orang. 

Namun, apakah kondisi di lapangan berjalan seperti itu? Pada kenyataannya, setiap produk bakal memiliki angka penjualan yang sangat tinggi pada segmen pasar tertentu. Segmentasi pasar tersebut pun dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari segmentasi lokasi, waktu, demografi, harga, psikografis, hingga segmentasi sosial-budaya. Lewat penerapan segmen pasar yang tepat, perusahaan mampu menjalankan usahanya dengan lancar. 

Manfaat Segmentasi Pasar dalam Bisnis

Lalu, bagaimana segmentasi pasar memberikan manfaat dalam memperlancar aktivitas bisnis sebuah perusahaan? Saat melakukan penerapan strategi ini, perusahaan bisa mendapatkan 5 manfaat utama, yaitu: 

  • Memudahkan fokus pemasaran

Ketika perusahaan sudah menetapkan segmen pasar yang jelas, maka pelaksanaan strategi pemasaran juga bisa berjalan secara efektif. Selanjutnya, perusahaan tinggal mengeksekusi strategi pemasaran yang sesuai dengan segmen pasar. Selain mampu meminimalkan pemborosan dalam pengeluaran biaya pemasaran, hal ini juga bisa berdampak pada peningkatan return of investment (ROI). 

  • Membantu memberi pelayanan sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen

Segmentasi pasar juga bisa memberi benefit bagi perusahaan dalam menyediakan layanan berkualitas kepada para pelanggan. Adanya pembagian segmen pasar membuat perusahaan mampu mengetahui secara lebih baik tingkat kebutuhan dan keinginan para pelanggannya. Dengan begitu, perusahaan pun bisa menawarkan beragam jenis penawaran ataupun promosi yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan para pelanggannya. 

Situasi seperti ini bakal sulit untuk diwujudkan ketika perusahaan tak punya segmen pasar jelas. Dalam situasi tak ada pembagian segmen pasar, perusahaan bakal berupaya untuk meningkatkan kepuasan untuk semua kalangan konsumen. Hal seperti ini tentu saja sangat sulit. Apalagi, tak menutup kemungkinan kalau tingkat kebutuhan dan keinginan segmen konsumen tertentu bakal berbeda 180 derajat dengan kelompok pelanggan yang lain. 

  • Meningkatkan daya saing produk

Saat perusahaan tak memiliki segmen pasar yang spesifik, daya saing produk bakal sangat rendah. Apalagi, tingkat persaingan yang dihadapi sangat tinggi. Alhasil, tingkat penjualan produk tidak begitu memuaskan. Kondisinya bakal sangat berbeda saat perusahaan memilih untuk memfokuskan strategi pemasaran pada segmen pasar tertentu. 

Dengan mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan konsumen pada segmen pasar spesifik, perusahaan dapat meningkatkan daya saing produk. Produk barang atau jasa yang Anda tawarkan pun bakal dirasakan memiliki kesesuaian dengan kebutuhan dan keinginan para pelanggan. Bahkan, tak menutup kemungkinan produk yang Anda tawarkan bisa menjadi market leader untuk segmen pasar tertentu. 

  • Kesempatan melakukan ekspansi pasar

Kalau perusahaan melakukan segmentasi pasar lebih awal, kesempatan untuk melakukan ekspansi bakal terbuka sangat lebar. Sebagai contoh, saat perusahaan memilih segmentasi geografis yang dilakukan berdasarkan lokasi. Strategi pemasaran pun dilakukan dengan menyesuaikan karakteristik konsumen di wilayah tertentu. 

Ketika strategi tersebut sudah berhasil dan perusahaan mampu meningkatkan angka penjualan, ekspansi dapat dilakukan relatif lebih mudah. Perusahaan tinggal mencari segmen pasar di wilayah lain yang memiliki demografis serupa dan menawarkan konsumen di sana dengan produk yang sama. 

Baca juga: Pengertian Pasar Uang dalam Dunia Investasi

  • Komunikasi jadi lebih tertarget

Komunikasi merupakan hal yang sangat penting dilakukan dalam upaya memasarkan produk. Dalam praktiknya, komunikasi bisa berjalan secara efektif kalau perusahaan menargetkan produk pada segmen pasar spesifik. Sebagai contoh, komunikasi yang ditujukan kepada segmen pasar anak muda, bakal sangat berbeda dibandingkan dengan produk untuk orang tua. 

Pada produk yang ditujukan untuk anak muda, perusahaan bakal menempatkan harga murah yang disertai kesan modis. Sementara itu, segmen untuk orang yang berusia lebih dewasa bisa lebih efektif kalau memberi kesan elegan. Sementara itu, harganya dapat ditetapkan dengan banderol lebih mahal dibandingkan produk untuk anak muda. 

Itulah 5 benefit utama yang bisa didapatkan perusahaan ketika memiliki kebijakan segmentasi pasar. Dengan adanya keuntungan tersebut, perusahaan bakal memperoleh kemudahan dalam melakukan aktivitas bisnisnya, bukan? Untuk memperoleh manfaat ini, perusahaan pun perlu melakukan riset mendalam sehingga mampu menemukan segmen pasar yang sesuai untuk produknya. 

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Apa Itu Bearish? Pengertian Pasar Bearish Dalam Dunia Saham

Bearish Adalah

Salah satu istilah yang dikenal dalam dunia ekonomi, khususnya pasar saham adalah bearish. Apa arti bearish? Secara sederhana, bearish adalah istilah yang digunakan saat kondisi pasar saham mengalami tren turun atau melemah. Penurunan tersebut biasanya dipengaruhi oleh perlambatan atau penurunan pertumbuhan ekonomi.

Bearish di Pasar Saham 

Tanda terjadinya bearish adalah turunnya indeks harga saham secara menyeluruh. Para investor juga kerap menggunakan istilah ini sebagai prediksi atau anggapan bahwa harga saham akan bergerak turun. Jika kondisi ini terus berlanjut, para investor akan mempertimbangkan opsi menjual saham sehingga terhindar dari kerugian.

Uniknya, kondisi yang awalnya hanya berupa prediksi tersebut dapat berubah menjadi kenyataan. Hal ini disebabkan oleh reaksi berlebihan dari para investor yaitu dengan ikut-ikutan menjual sahamnya. Akibatnya terjadi kepanikan sehingga aksi jual saham pun makin menular. 

Nah, langkah supaya tidak terjebak pada kondisi bearish adalah harus tahu sinyalnya. Satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah menganalisis pasar, baik teknikal maupun fundamental. Cara ini akan membantu investor mengevaluasi aset dan proyeksinya pada masa depan. 

Sikap Menghadapi Kondisi Bearish

Terjadinya bearish di pasar saham tentu tidak diinginkan oleh para investor. Namun, kondisi tersebut merupakan hal yang wajar saja terjadi. Dengan demikian, hal yang harus dilakukan bukan menghindarinya, tetapi mengambil sikap yang paling tepat.

Hal yang terjadi ketika pasar mengalami bearish adalah sentimen pasar berubah menjadi negatif. Oleh para investor, uang dipindahkan dari ekuitas ke sekuritas pendapatan tetap sambil menunggu pergerakan positif. Investor akan menahan uang dari pasar. Dampaknya, harga turun secara signifikan. Arus keluar pun meningkat. 

Nah, sikap yang harus dilakukan pada kondisi bearish adalah:

Ada beberapa kunci yang perlu Anda perhatikan saat menginvestasikan uang di pasar saham, yaitu memilih saham dengan fundamental bagus (laba bersih, pendapatan dan ekuitas meningkat), Margin of Safety (MOS) berada di angka 50 persen, serta harganya undervalued. Saat bearish adalah waktu yang tepat untuk memilih saham defensif.

Langkah selanjutnya adalah membatasi portofolio hingga 5-8 emiten. Banyak investor yang memiliki lebih dari 8 emiten dan terbiasa menyimpan dalam jumlah banyak. Hal ini jangan dilakukan saat pasar sedang bearish. Emiten yang sedikit juga akan membantu fokus mengurus portofolio yang ada. Portofolio harus memenuhi syarat pertama.

Baca juga: Ini Cara Manajer Investasi Mengelola Portofolio Reksadana

  • Jangan belanja berlebihan

Saat pasar bearish, harga-harga saham anjlok. Karena itu, Anda perlu menyiapkan kas untuk membeli saham. Namun, jangan membelanjakan seluruh anggaran karena dapat rugi jika saham pegangan bergerak turun. Sisakan setidaknya 30-40% untuk berjaga-jaga.

Uang cash sebanyak 30-40% tersebut adalah peluru cadangan yang dapat digunakan jika saham benar-benar turun. Strateginya, lakukan secara bertahap dan jangan terlalu cepat. Inilah yang disebut money management yang baik. 

Supaya lebih jelas, berikut contoh kasus yang bisa dipahami. Saham A dibeli di harga 200. Harga wajarnya adalah 300. ketika saham kemudian bergerak turun hingga 180, lakukan pembelian kedua. Begitu pula jika terjadi lagi pergerakan turun selanjutnya, lakukan pembelian ketiga. Demikian seterusnya.

Nah, kombinasikan seluruh langkah tersebut saat mengambil keputusan ketika bermain di pasar saham. Jangan lupa mempertimbangkan 5-8 saham terbaik yang dianggap paling bertahan. Dengan demikian, Anda akan lebih fokus dalam mengamati kondisi saham.

Perlu diketahui, kondisi saham yang terus menurun tersebut hanya sebuah siklus. Setelah sampai pada titik klimaks, siklus akan bergerak naik lagi. Peningkatan ini dapat memicu momentum kecil. Pertumbuhan saham pun akan kembali bergerak naik. Karena itu, seorang investor harus cermat mengetahui apa yang perlu dilakukan dan kapan mulai bertindak saat siklus mulai berubah. 

Setelah bearish, mungkin saja akan terjadi bullish, yaitu kondisi ketika pasar saham sedang bagus dan harga aset terus meningkat. Ini adalah kebalikan dari bearish. Keduanya dapat terjadi bergantian di pasar saham. Dengan memahami karakteristik bearish dan bullish tersebut, Anda akan sukses sebagai investor maupun trader

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Memahami Pasar Persaingan Sempurna dalam Dunia Bisnis

Pasar Persaingan Sempurna

Dalam pembahasan tentang bisnis dan ekonomi, pasar persaingan sempurna sering disebut sebagai salah satu solusi bagus untuk menyokong ekonomi masyarakat serta menciptakan iklim transaksi sehat. Transaksi di dalamnya bebas dari pengaruh naik-turunnya harga, dan ada kesepakatan penuh antara penjual serta pembeli soal harga, sehingga ada sifat “itikad baik” dalam setiap transaksi.

Kedengaran seperti pasar ideal? Kenali karakteristik sesungguhnya pasar persaingan sempurna lebih dalam dalam panduan berikut ini.

Ciri Utama Pasar Persaingan Sempurna

Secara umum, ada beberapa ciri utama yang menggambarkan pasar dengan karakteristik persaingan sempurna, yaitu:

  • Ada Banyak Penjual dan Pembeli

Jumlah penjual dan pembeli yang melimpah mengurangi kemungkinan adanya kompetisi timpang. Hal ini karena pembeli dan penjual sama-sama memiliki banyak pilihan serta kesempatan saat berbelanja dan berdagang. Selain itu, risiko permainan harga juga berkurang karena pembeli memiliki banyak alternatif dan sumber referensi harga.

Pasar persaingan sempurna cenderung menjual barang yang bersifat homogen. Ini bukan berarti menjual produk yang identik, tetapi bisa jadi masih berada dalam satu golongan. Contohnya adalah pasar khusus bahan pangan pokok (beras, tepung, gula, minyak) atau pasar sandang (pakaian, aksesori, sepatu). Jadi, pembeli akan mendapat jenis barang yang sama, di mana pun mereka belanja di pasar tersebut.

  • Penjual dan Pembeli Memahami Pasar

Pasar ini tidak mengenal konsep “penjual lebih tahu dari pembeli” atau sejenisnya. Penjual dan pembeli sama-sama memahami situasi serta kisaran harga produk di pasar tersebut. Hal ini membuat kesepakatan lebih adil tanpa risiko pengurangan atau korupsi harga. Dalam kondisi ini, sulit bagi penjual untuk menaikkan atau menurunkan harga seenaknya sehingga merugikan penjual lain.

  • Penjual Bebas Membuka dan Menutup Bisnisnya

Penjual atau perusahaan dalam pasar persaingan sempurna punya kebebasan untuk masuk dan keluar. Mereka bisa melakukannya kapan saja dengan berbagai pertimbangan, misalnya karena merasa tidak mendapat keuntungan atau sebaliknya. Hal ini berbeda dengan pasar lain di mana penjual mungkin mengalami kesulitan keluar karena ada keterikatan, misalnya surat perjanjian atau kontrak.

  • Mobilitas Sumber Daya Mudah

Produk yang homogen serta kesepakatan imbang terkait harga membuat mobilitas sumber daya lebih mulus. Pemindahan faktor produksi, bahan mentah, dan stok lebih mudah karena tidak ada perbedaan besar antara produk-produk yang sampai ke tangan pembeli.

Melihat karakteristiknya, pasar ini merupakan deskripsi dari “tempat transaksi” yang sesungguhnya, di mana fungsi utamanya hanyalah sebagai tempat pertukaran uang dan barang, dengan tingkat persaingan relatif rendah. Contoh pasar semacam ini misalnya pasar sayuran, buah, bahan pokok, dan bahkan pasar modal.

Keunggulan Pasar Persaingan Sempurna

Karakteristik pasar persaingan sempurna menciptakan beberapa keunggulan, yaitu sebagai berikut:

  • Cenderung Memihak Konsumen

Dalam sistem pasar ini, orientasi utama adalah pada konsumen. Hal ini karena tidak adanya persaingan, manipulasi, peningkatan harga sepihak, dan sebagainya. Konsumen bisa dengan mudah berpindah dari satu penjual ke penjual lain saat berbelanja.

Baca juga: Sudah Tahu Apa Saja Hak dan Kewajiban dari Konsumen?

  • Tidak Memerlukan Biaya Pemasaran/Iklan

Pasar semacam ini relatif tidak butuh iklan atau biaya pemasaran khusus. Karena penjual yang masuk dan keluar menjual barang serupa, pembeli sudah tahu apa yang akan mereka dapatkan jika berbelanja di sini. Hal ini membuat proses memulai bisnis lebih efektif.

  • Nyaris Tidak Ada Unsur Eksploitasi

Tingkat persaingan harga yang rendah membuat pasar ini bebas eksploitasi. Pembeli bisa berbelanja di penjual mana saja dan mengharapkan level mutu tertentu.

Adakah Kelemahan Pasar Persaingan Sempurna?

Walau terdengar sempurna, pasar seperti ini ternyata punya kelemahan, sesuatu yang wajib kamu ingat sebelum berbisnis di sini. Contoh paling jelas adalah laba yang terbatas serta kurangnya motivasi dan inovasi sebagai efek lanjutan. Karena tingkat keuntungan cenderung stagnan dan produknya itu-itu saja, penjual bisa merasa jenuh dan malas berinovasi.

Kelemahan lainnya adalah faktor kejenuhan pembeli. Karena produk yang ditawarkan serupa, pembeli relatif tidak punya banyak pilihan jika membutuhkan barang dengan karakteristik tertentu. Kamu juga harus memperhitungkan laba yang relatif kecil dalam sistem pasar semacam ini.

Kesimpulan

Pasar persaingan sempurna menuntut penjual dan pembeli untuk memiliki kesepakatan terkait kisaran harga. Walau memiliki berbagai kelebihan, misalnya melindungi konsumen dari manipulasi harga, pebisnis cenderung mendapat laba lebih kecil. Pastikan kamu paham apa yang harus diperhitungkan sebelum memasuki pasar ini untuk bisnis.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Keseimbangan Pasar: Pengertian, Proses, serta Fungsinya

Keseimbangan Pasar

Menyoal dunia bisnis dan ekonomi memang tidak ada ujungnya. Cakupan bidang ini begitu luas, secara makro maupun mikro. Dalam ruang lingkup ekonomi mikro saja, terdapat segudang hal yang dapat dibahas, dan salah satunya ialah keseimbangan pasar. Jadi, dalam menjalankan bisnis atau berkegiatan ekonomi, fokus Anda bukan hanya pemasaran produk, tetapi juga pengetahuan mengenai keseimbangan dari pasar. Simak informasi selengkapnya di bawah ini. 

Pengertian

Market equilibrium atau keseimbangan pasar adalah sebuah kondisi ketika terjadi keseimbangan antara jumlah produk (atau jasa) yang diminta maupun yang ditawarkan, dalam harga tertentu. Proses ini penting guna menentukan bahwa kurva keseimbangan akan tetap stabil ataupun tidak. Kurva tersebut dapat dikalkulasikan dengan rumus keseimbangan dari pasar. 

Kondisi ini juga menjelaskan adanya kesamaan antara harga produk yang diminta konsumen dan yang ditawarkan produsen. Jika keseimbangan dalam pasar telah tercapai, semua harga akan cenderung stabil. Nah, kondisi itu pun dikenal dengan istilah “keseimbangan harga”.

Keseimbangan harga dapat terjadi tergantung kekuatan permintaan serta penawaran. Dengan kata lain, jika permintaan konsumen lebih kuat dibandingkan penawaran produsen, harga suatu produk akan meningkat. Sebaliknya, bila penawaran yang lebih kuat daripada permintaan, harga barang pun akan menurun. 

Anda dapat menghitung jumlah keseimbangan dalam pasar menggunakan rumus berikut:

QD = QS = QE

PD = PS = PE

Keterangan:

D = Demand (permintaan)

S = Supply (penawaran)

P = Price (harga)

Q = Quantity (jumlah/stok)

E = Equilibrium (keseimbangan)

Bila dideskripsikan dengan sebuah grafik, keseimbangan pada pasar muncul pada titik potong di antara kurva permintaan dan kurva penawaran.

Proses

Adapun proses dari keseimbangan pasar diuraikan dalam ulasan berikut.

  • Produsen menyediakan produk yang sesuai dengan permintaan konsumen

Sudah menjadi salah satu strategi pemasaran utama bahwa kewajiban seorang penjual ialah menyediakan produk yang sesuai dengan permintaan para konsumen. Namun, jika barang disediakan dalam jumlah terlalu banyak di saat minat pembelian menurun atau sebaliknya, muncullah ketidakseimbangan harga pasar. Oleh karena itu, penting untuk memastikan adanya keseimbangan antara permintaan dan penawaran. 

  • Pengendalian harga di pasar

Jika harga di pasar tak seimbang, keseimbangan pasar dapat diprediksi akan sulit terjadi. Saat suatu harga menjadi terlalu tinggi, para konsumen pun akan dirugikan. Sementara itu, jika harga terlalu rendah, akan menyebabkan kerugian bagi pihak penjual. Jadi, kita perlu menentukan sebuah kebijakan ekonomi sebagai intervensi guna menjaga kestabilan setiap harga. 

Ketika menjalankan kebijakan ekonomi tersebut, Anda dapat mencoba cara mengendalikan harga terendah atau tertinggi.  Setelah kedua harga itu ditetapkan, keseimbangan dalam pasar pun akan tetap stabil. Proses tawar-menawar harga di dunia pasar memang berfungsi untuk meraih kesepakatan harga.

Fungsi Keseimbangan Pasar

Dalam dunia bisnis dan investasi, terdapat fungsi permintaan maupun penawaran yang dapat berdampak secara menyeluruh terhadap aliran keuangan perusahaan Anda. Hal ini dapat dipengaruhi beragam faktor agar terjadi kesepakatan dalam harga di antara konsumen dan produsen.

Fungsi permintaan diidentifikasikan dengan terdapatnya jumlah barang sesuai permintaan serta sederet faktor pendukung lain seperti hukum permintaan yang berlaku pada pasar. Suatu produk yang mengalami kenaikan harga akan secara otomatis memicu penurunan permintaan terhadap produk tersebut. Demikian pula sebaliknya, bila harga barang menurun, permintaan terhadap barang juga akan meningkat drastis.

Fungsi permintaan pasar ialah munculnya hubungan antara jumlah barang dan harga yang kerap berbanding terbalik. Perbandingan itu terjadi ketika harga barang turun karena permintaan yang meningkat. Begitu pula sebaliknya. Oleh sebab itu, demi mewujudkan sebuah keseimbangan, terjadilah suatu kondisi kompetisi bisnis di antara kalangan produsen sehingga para konsumen pun akan berkompetisi dalam meraih barang yang diinginkan.

Baca juga: Hipotesis Pasar Efisien: Sebuah Teori untuk Memahami Perilaku Pasar Modal

Fungsi penawaran lebih berfokus pada korelasi persamaan di antara harga dan jumlah barang yang ditawarkan pihak produsen. Mekanismenya disesuaikan dengan hukum penawaran, yakni ketika terdapat peningkatan jumlah barang, maka akan diikuti harga yang juga naik di pasar. 

Kesimpulan

Dalam menjalankan suatu usaha, kita memang perlu mengetahui adanya tingkat penawaran serta permintaan yang tepat demi mewujudkan keseimbangan pasar. Proses tawar-menawar di dunia ekonomi dan bisnis yang bertujuan mencapai kesepakatan harga juga akan menghadirkan keseimbangan harga. Pastikan Anda mencatat setiap transaksi yang terjadi dalam bisnis yang dijalankan agar tidak ada ketimpangan antara permintaan konsumen dan penawaran produsen.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Pasar Oligopoli: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contohnya

Pasar Oligopoli

Pasar memegang peran penting dalam perekonomian. Pasar mengakomodasi pertemuan produsen dan konsumen sehingga terjadi titik temu antara permintaan dan penawaran hingga terbentuk harga. Ada beberapa klasifikasi pasar, salah satunya berdasarkan strukturnya. 

Berdasarkan strukturnya, terdapat kategori pasar persaingan monopolistik atau pasar yang penjual dan pembelinya banyak, tetapi persaingannya tidak sebebas pasar persaingan sempurna. Pasar persaingan monopolistik terdiri atas dua jenis, yaitu pasar oligopoli dan oligopsoni. Apa itu pasar oligopoli? Berikut ini penjelasannya.

Pengertian

Pasar oligopoli adalah pasar yang terdiri atas sedikit produsen, sementara ada banyak pembeli. Dalam jenis pasar ini, ada beberapa perusahaan yang cukup dominan, kemudian diikuti oleh beberapa perusahaan lain. Karena ketidakseimbangkan dalam jumlah produsen dan pembeli, pasar ini termasuk dalam kategori persaingan tidak sempurna.  

Persaingan dalam pasar ini amat ketat. Antara satu produsen dan produsen sering kali melakukan berbagai cara, terutama dalam promosi. Hal ini bertujuan untuk merebut pembeli karena barang yang dijual nyaris sama atau bisa saling menggantikan. Dengan makin banyaknya pembeli, makin banyak pula keuntungan yang didapatkan.

Ciri-Ciri Pasar Oligopoli

Ada beberapa ciri dalam pasar jenis ini yang membedakannya dari jenis pasar lain, yakni sebagai berikut.

Produk yang Dijual Homogen

Salah satu ciri yang paling menonjol dari pasar jenis ini adalah homogenitas produk yang dijual. Meskipun barang yang dijual homogen, tetap ada yang membedakannya meskipun hanya dalam hal-hal kecil. Misalnya, parfum yang bentuknya sama-sama cair, tetapi tiap produsen menawarkan berbagai aroma yang membedakannya satu sama lain.

Homogenitas barang ini membuat konsumen punya keleluasaan untuk mencoba-coba berbagai produk. Berbagai tawaran dari produsen amat mungkin “menggoda”. Misalnya untuk produk mi instan, selisih harga dan berbagai rasa bisa jadi amat menarik bagi produsen. Namun, adakalanya konsumen yang sudah punya “fanatisme” terhadap brand tertentu sulit untuk pindah ke produk lain.

Jumlah Produsen yang Sedikit

Jumlah produsen dalam jenis pasar ini terbatas. Jumlahnya cenderung tidak berubah. Biasanya ada satu atau dua perusahaan besar, kemudian ada beberapa perusahaan lain yang lebih kecil. Biasanya kebijakan-kebijakan dari perusahaan besar berpengaruh terhadap pemain lain. Misalnya, tentang kebijakan harga.

Produsen dalam pasar ini juga dituntut untuk selalu inovatif. Setiap produsen pasti berlomba-lomba menawarkan keunggulan produknya. Jika satu produsen “ketinggalan” dalam mengikuti perkembangan, ini bisa menjadi celah bagi kompetitor sehingga ia berpotensi kehilangan pasar. Ada pula tuntutan agar produsen memberikan pelayanan sebaik mungkin demi menjaga konsumen, misalnya layanan customer service yang ramah dan responsif.

Dominasi pemain lama dalam jenis pasar ini membuat pemain baru sulit masuk. Selain itu, modal yang dibutuhkan juga tidak sedikit. Terlebih lagi, mengubah selera pasar merupakan hal yang sulit karena loyalitas konsumen biasanya sudah terbentuk.

Terjadinya Perang Harga

Hal yang paling terasa dalam pasar jenis ini ialah terjadinya perang harga. Lain halnya dengan pasar monopoli yang pemainnya tunggal; pada pasar jenis ini, harga tidak bisa diatur secara sepihak oleh produsen. Harga terbentuk oleh persaingan antara sedikit pemain sehingga produk akan dijual dengan harga standar sehingga menguntungkan konsumen.

Biasanya, yang dijadikan sebagai patokan ialah harga yang ditetapkan salah satu produsen yang kuat. Produsen-produsen lain otomatis mengikutinya agar tidak kehilangan pasar. Dengan demikian, ada tuntutan efisiensi dalam produksi agar bisa mematok harga yang kompetitif.

Baca juga: Atasi Perang Harga Saat Berdagang dengan 4 Hal Ini!

Jenis-Jenisnya

Pasar ini dibedakan menjadi dua, yakni pasar oligopoli murni dan terdiferensiasi. 

Pasar Oligopoli Murni

Pada jenis pasar ini, produk yang dihasilkan memiliki sifat yang sama persis atau identik. Untuk mengetahui perbedaannya, konsumen harus melihat atau mengenali brand-nya. Misalnya, produk air mineral, semen, minyak pelumas, dsb. 

Pasar Oligopoli Terdiferensiasi

Pada jenis pasar ini, produk yang dihasilkan homogen, tetapi tetap dapat dibedakan dari yang lain dengan melihat coraknya. Misalnya, dengan membedakan rasa, aroma, desain produknya, dsb.

Contohnya

Contoh produk dari pasar jenis ini produk yang dipakai oleh mayoritas orang sehari-hari. Misalnya, kendaraan bermotor, rokok, mi instan, minyak goreng, ponsel, operator seluler, dsb.Dilihat dari pemaparan di atas, pasar oligopoli sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Meskipun produk yang dijual cenderung homogen, sebaiknya kita tetap selektif dalam memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan kita. Semoga informasi ini menambah pengetahuan.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

Pasar Bebas : Pengertian, Tujuan dan Manfaatnya

Perdagangan Bebas

Globalisasi, yang dipicu oleh kemajuan teknologi, telah mendorong laju perdagangan hingga tidak terbatas di satu negara saja. Perdagangan global pun terjadi antarnegara melalui aktivitas ekspor impor dengan aturan yang berbeda di setiap negara. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan pasar bebas atau perdagangan bebas itu? 

Pasar bebas atau perdagangan bebas merupakan kondisi ekonomi yang berfokus pada  produksi dan penjualan barang dan jasa tanpa adanya campur tangan dari pihak pemerintah. Sistem perdagangan bebas ini memiliki prinsip ekonomi yang mengikuti hukum permintaan penawaran. Setiap tindakan dan keputusan seseorang terkait barang dan jasa bersifat sukarela. Ini berlawanan dengan sistem ekonomi terpusat, saat pemerintah turut campur menentukan harga barang dan jasa yang diproduksi oleh negara.

Pengertian Pasar Bebas

Pasar bebas atau perdagangan bebas adalah pasar tempat penjual dan pembeli bebas menetapkan kebijakan terkait perdagangan. Seluruh kebijakan yang berlaku  tidak ada campur tangan pihak pemerintah. 

  • Definisi  Wikipedia tentang pasar bebas yaitu pasar ideal, yang seluruh ketetapan ekonomi dan tindakan individu terkait uang, barang, dan jasa, ke semuanya dilakukan dengan sukarela. 
  • Berdasar Britannica Encyclopedia pengertian pasar bebas yaitu  pasar yang merupakan bentuk sistem pertukaran ekonomi. Hal terkait kuota, pajak, kendali mutu, serta tarif tidak terfokus pada satu otoritas tertentu, termasuk pemerintah.
  • Definisi menurut Adam Smith definisi pasar bebas, yaitu sebuah wadah tempat menampung hasil dari setiap individu, berdasarkan pada paham kebebasan dari pelaku-pelaku ekonomi untuk melakukan aktivitas ekonomi sesuai keinginan sendiri tanpa adanya campur tangan dari  pemerintah.
  • Definisi menurut David Ricardo pasar bebas sebagai sebuah aktivitas perdagangan luar negeri antar lebih dari dua negara. Setiap pihak melaksanakan perdagangan tanpa terkait pemerintah. Ini berarti masyarakat bebas melakukan perdagangan antarnegara tanpa halangan dari pemerintah setiap negara.

Jadi, pengertian pasar bebas secara sederhana yaitu tidak adanya hambatan perdagangan yang bersifat tarif (ekspor impor) maupun hambatan non tarif. Jenis perdagangan ini merupakan kebijakan pemerintah tanpa diskriminasi pada ekspor dan impor. 

Contoh dari perdagangan bebas yaitu Area Ekonomi Eropa atau Uni Eropa atau Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara serta kawasan perdagangan bebas Asia Tenggara (AFTA). Keduanya merupakan pasar terbuka dengan pembatasan perdagangan yang sangat minim.

Baca juga: Apa Itu Pasar Modal? Berikut Pengertiannya

Tujuan Pasar Bebas

Setelah memahami tentang pasar bebas, berikut ini adalah beragam tujuan dari adanya pasar bebas:

  • Menaikkan pendapatan negara. Adanya perdagangan bebas tanpa batas di di dalam negeri akan membuat pendapatan negara semakin meningkat. Hal ini disebabkan dengan adanya pasar bebas, penjual  mendapatkan pasar yang lebih luas yang membuat nilai transaksi jual beli lebih besar.
  • Mendorong perekonomian negara. Pasar bebas mendorong adanya aktivitas ekspor sehingga produk dalam negeri yang unggul dapat diekspor ke negara lain. Dengan demikian, pasar yang ada menjadi semakin besar karena berupa pasar internasional.
  • Meningkatkan transfer teknologi. Pasar bebas medorong peningkatan teknologi baru ke dalam negeri. Transfer teknologi pun bisa dilakukan dengan cepat membuat suatu negara dapat bersaing dengan negara lain. 
  • Memasok kebutuhan di dalam negeri. Pasar bebas membuka peluang perdagangan dalam negeri untuk memenuhi beragam kebutuhan akan produk yang belum bisa diproduksi sendiri secara lokal.

Manfaat Pasar Bebas

Pasar bebas memberikan beragam manfaat akibat adanya kebebasan yang dimiliki oleh penjual dalam mendapatkan pembeli tanpa batas wilayah negara. 

  • Bebas Mengolah Sumber Daya. Setiap orang bebas untuk memiliki dan mengolah sumber daya milik mereka untuk mendapatkan profit.
  • Kreatif. Dengan adanya kebebasan untuk mengolah sumber daya masing-masing membuat  masyarakat mampu berpikir lebih kreatif melalui tingkat persaingan yang ketat.
  • Produk Berkualitas. Dengan adanya pasar bebas, setiap produsen akan dituntut untuk memproduksi barang berkualitas, hingga mampu bersaing dengan produsen dari negara lainnya.
  • Sarana yang Tepat. Pasar bebas bisa menjadi sarana tepat bagi para pebisnis untuk menerapkan prinsip ekonomi secara lebih efisien.
  • Pertumbuhan ekonomi negara. Perekonomian negara dapat tumbuh dan berkembang dengan pesat akibat adanya pasar bebas.

Nah, itulah ulasan selengkapnya tentang perdagangan bebas berdasar pengertian, tujuan, dan manfaatnya. Semoga bermanfaat.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].