Tag Archives: Pebisnis

Tips Buat Pebisnis Supaya Karyawan Betah

Tips Buat Pebisnis Supaya Karyawan Betah

Karyawan yang loyal merupakan aset berharga bagi setiap pebisnis. Mereka tidak hanya memberikan kontribusi nyata dalam menjalankan operasional bisnis, tetapi juga menjadi salah satu faktor keberhasilan perusahaan. Karyawan yang loyal memiliki komitmen yang tinggi terhadap visi dan misi perusahaan serta memiliki ikatan emosional yang kuat dengan lingkungan kerja. Mereka cenderung lebih produktif, berinisiatif, dan memiliki keinginan untuk terus belajar dan berkembang.

Selain itu, karyawan yang loyal juga mampu menjaga hubungan baik dengan pelanggan dan rekan kerja, yang berdampak positif pada reputasi perusahaan. Oleh karena itu, menjaga karyawan agar tetap betah dan loyal adalah salah satu prioritas yang harus diperhatikan oleh setiap pebisnis yang ingin meraih kesuksesan jangka panjang. Lalu bagaimana cara menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan dan membuat karyawan merasa dihargai dan menjadi loyal

1. Suasana Kerja yang Menyenangkan

Lingkungan kerja yang menyenangkan dapat meningkatkan produktivitas dan kepuasan karyawan. Selalu berusaha menciptakan suasana positif di tempat kerja dengan cara berinteraksi secara langsung dengan karyawan. Luangkan waktu untuk berbincang dengan mereka, dengarkan masukan dan saran, dan berikan dukungan serta apresiasi atas kerja keras mereka. Dengan menciptakan hubungan yang baik antara pemilik bisnis dan karyawan, mereka akan semakin termotivasi untuk bekerja dengan semangat.

2. Beri Gaji dan Reward yang Sesuai

Salah satu faktor utama yang membuat karyawan betah adalah pemberian gaji dan reward yang sesuai dengan kinerja mereka. Pastikan gaji yang diberikan setara dengan tanggung jawab dan kontribusi mereka dalam perusahaan. Selain itu, pertimbangkan juga memberikan bonus, tunjangan, dan kenaikan gaji tahunan. Dengan memberikan penghargaan yang layak, karyawan akan merasa dihargai dan termotivasi untuk memberikan yang terbaik.

3. Atur Jam Kerja yang Cukup

Memberikan waktu kerja yang cukup bagi karyawan sangat penting. Pastikan jam kerja yang ditetapkan memungkinkan mereka memiliki waktu luang yang cukup untuk istirahat dan melakukan aktivitas pribadi. Waktu istirahat yang cukup akan membantu menjaga kesehatan dan keseimbangan hidup karyawan. Karyawan yang merasa dihargai dan memiliki keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi cenderung lebih produktif dan bahagia.

Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan dan membuat karyawan bertahan lama, setiap pebisnis perlu memperhatikan aspek-aspek tersebut. Pebisnis yang mampu menjaga kebahagiaan dan kepuasan karyawan akan mendapatkan tim yang berdedikasi dan loyal, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kesuksesan bisnis.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 10,5% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Ayu Diah Callista | Editor: Rimba Laut

Buat Pebisnis, Ini Cara Mengelola Kas Bisnis

Buat Pebisnis, Ini Cara Mengelola Kas Bisnis

Pengelolaan kas yang efektif adalah kunci keberhasilan bisnis. Bagaimana kita mengelola dan mengalokasikan sumber daya finansial kita dapat mempengaruhi kesehatan dan pertumbuhan bisnis. Penerapan praktik pengelolaan kas yang baik dapat meningkatkan efisiensi operasional bisnis, menghindari masalah keuangan, dan menciptakan pondasi yang kokoh untuk pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Berikut lima cara penting untuk mengelola kas bisnis dengan baik:

1. Analisis Pendapatan dan Pengeluaran

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengenali secara jelas sumber pendapatan dan pengeluaran bisnismu. Dengan melakukan analisis yang baik, kamu dapat memahami pola pengeluaran dan mengidentifikasi area di mana kamu dapat menghemat atau mengoptimalkan pengeluaran. Analisis yang cermat juga akan membantumu mengambil keputusan yang bijaksana dalam pengelolaan kas bisnis.

2. Anggaran yang Tepat

Membuat anggaran yang realistis adalah hal yang penting untuk mengontrol pengeluaran bisnis. Tetapkan alokasi dana yang jelas dan terperinci untuk setiap aspek penting dalam operasional bisnis, seperti bahan baku, gaji karyawan, biaya pemasaran, dan lain-lain. Dengan memiliki anggaran yang baik, kamu dapat mengontrol pengeluaran, menghindari pengeluaran yang tidak terkendali, dan memastikan bahwa kamu memiliki dana yang cukup untuk menjalankan bisnis secara efisien.

3. Kontrol Utang dan Piutang

Untuk menjaga keseimbangan kas bisnis, penting bagimu untuk mengontrol utang dan piutang. Tetapkan kebijakan yang jelas dalam pembayaran piutang, termasuk tenggat waktu pembayaran dan kebijakan penagihan. Selain itu, pertimbangkan strategi untuk mengelola utang dengan bijaksana, seperti bernegosiasi dengan pemasok untuk syarat pembayaran yang lebih baik atau mencari sumber pendanaan alternatif dengan bunga yang lebih rendah. Dengan mengontrol utang dan piutang secara efektif, kamu dapat menjaga likuiditas bisnis dan menghindari masalah keuangan yang serius.

4. Pemantauan Arus Kas

Pemantauan arus kas bisnis secara berkala sangat penting. Melalui pemantauan yang baik, kamu dapat melihat bagaimana kas masuk dan keluar dari bisnismu. Hal ini memberikan wawasan yang berharga tentang kesehatan keuangan bisnis dan membantumu membuat keputusan yang tepat untuk pertumbuhan jangka panjang. Dengan pemantauan arus kas yang konsisten, kamu dapat mengidentifikasi tren dan pola keuangan yang mungkin perlu diperbaiki atau dioptimalkan.

5. Pemisahan Keuangan Pribadi dan Bisnis

Sebagai seorang pebisnis, penting untuk menjaga keuangan pribadi dan bisnis tetap terpisah. Dengan memiliki rekening bank terpisah untuk bisnis, mengelola buku kas yang terpisah, dan menggunakan kartu kredit bisnis yang terpisah, kamu dapat menghindari kekacauan dan mempermudah pelacakan kinerja keuangan bisnis. Selain itu, pemisahan keuangan pribadi dan bisnis juga memudahkan perhitungan pajak dan pelaporan keuangan bisnis.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 10,5% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Ayu Diah Callista | Editor: Rimba Laut

Keuntungan Bayar Invoice Pakai Kartu Kredit, Penting untuk Pebisnis!

Akseleran_Article_Featured_Image_1366x768_kartu_kredit_paperid

sumber gambar: N26

Pernah tidak berpikir selain untuk kebutuhan konsumtif, ternyata kartu kredit juga bisa digunakan untuk kegiatan produktif sehingga menghasilkan net profit? Ya, salah satunya untuk melakukan pembayaran invoice ke supplier atau mitra bisnis.

Di tengah era digital ini, penggunaan kartu kredit sebagai alat pembayaran bukan hanya sekadar untuk transaksi belanja pribadi saja, melainkan untuk mengoptimalkan cash flow bisnis dan meraih efisiensi keuangan yang maksimal.

Lebih dari cuma sebuah pilihan, bayar invoice pakai kartu kredit kini menjadi suatu keharusan untuk menjaga kelangsungan bisnis. Penasaran apa saja keuntungannya? Simak selengkapnya di sini.

1. Dapat Tambahan Tempo Pembayaran

Kamu masih sering mengalami keterlambatan dalam melakukan pembayaran kepada supplier karena tempo pembayaran cenderung pendek? Sudahi itu, dengan kartu kredit kamu berpeluang mendapatkan tambahan tempo pembayaran yang sangat berharga, lho.

Sebagai contoh, jika kamu memiliki invoice yang harus dibayarkan dalam waktu 30 hari, menggunakan kartu kredit bisa memberikan kamu tambahan waktu, biasanya bervariasi antara 45 hingga 60 hari tergantung kartu kredit yang kamu gunakan. Sehingga total tempo yang dimiliki yakni 30 hari dari supplier + 60 hari dari kartu kredit jadi total 90 hari, dengan asumsi memiliki kartu kredit dengan tempo di 60 hari.

Dengan tambahan tempo pembayaran ini, memberikan kamu ruang bernafas lebih untuk mengelola cash flow bisnis jadi lebih baik, seperti mengalokasikan dana terlebih dahulu ke pembayaran yang lebih mendesak atau penting lainnya.

2. Pengelolaan Keuangan Jadi Lebih Efisien

Perbandingan Pembayaran Pakai Kartu Kredit vs Debit (Sumber: BigPay)

Membayar invoice dengan kartu kredit memungkinkan kamu bisa mengelola transaksi keuangan bisnis hanya melalui satu saluran. Dengan begitu, kamu bisa membuat pencatatan keuangan dan pelaporan menjadi lebih mudah dan efisien.

Kamu bisa melacak pengeluaran bisnis dengan lebih rinci melalui pernyataan kartu kredit bulanan, sehingga bisa membantumu membuat keputusan keuangan yang lebih bijaksana kedepannya.

Selain itu, kamu juga bisa dengan mudah melakukan proses rekonsiliasi transaksi. Dengan memiliki data yang terkumpul dengan rapi, kamu dapat memverifikasi setiap transaksi dengan lebih mudah, menghindari kesalahan pencatatan, dan mengoptimalkan efisiensi waktu.

3. Memperoleh Benefit Tambahan Berupa Point & Miles

Sebagian besar kartu kredit biasanya menawarkan program penghargaan berupa point & miles yang bisa kamu kumpulkan setiap kali menggunakan kartu untuk pembayaran. Point & miles ini bisa ditukarkan dengan diskon, hadiah, atau bahkan perjalanan bisnis secara gratis.

Dengan membayar invoice menggunakan kartu kredit, kamu bisa mengumpulkan poin lebih banyak. Jika bisnismu sering kali melakukan perjalanan jauh, tentunya ini sangat bermanfaat karena bisa menghemat biaya yang ada.

4. Meningkatkan Reputasi Bisnis

Kok bisa? Begini, pembayaran invoice menggunakan kartu kredit bisa membantu meningkatkan reputasi bisnis, karena kamu bisa membayar invoice lebih cepat. Dengan begitu, kamu akan dianggap kredibel atau profesional di mata supplier atau mitra bisnis lainnya.

Nah, dengan kredibilitas yang tinggi, kamu juga bisa membangun hubungan yang baik dengan supplier dan memungkinkan akan mendapatkan manfaat lainnya seperti term of payment yang lebih baik kedepannya.

Baca juga: Beberapa Langkah Cara Membuat Kartu Kredit

Demikianlah keuntungan bayar invoice pakai kartu kredit yang wajib kamu ketahui sebagai pebisnis. Membayar invoice dengan kartu kredit menjadi pilihan yang cerdas untuk meningkatkan efisiensi keuangan bisnis kamu.

Dengan segala macam keuntungan yang ditawarkan, kamu bisa mengoptimalkan operasi keuangan bisnis kamu dan fokus pada pertumbuhan bisnis. Jadi, yuk jangan ragu lagi untuk memilih opsi pembayaran pakai kartu kredit dan segera manfaatkan keuntungannya!

*Artikel ini hasil kerja sama antara Paper.id dan Akseleran

5 Kesalahan Pebisnis Muda yang Harus Dihindari

5 Kesalahan Pebisnis Muda yang Harus Dihindari

Tak ada salahnya memulai bisnis meskipun masih berusia muda. Justru semakin cepat kamu menjajal membuka usaha lebih baik. Bagi kamu pebisnis muda yang sedang atau berencana terjun ke dalam dunia bisnis, simak baik-baik apa saja hal yang harus kamu hindari agar usahamu berjalan mulus dan lancar.

1. Menaruh Ekspektasi Terlalu Tinggi

Optimisme adalah hal yang penting, tapi perlu disadari bahwa bisnis itu memang cukup rumit. Terkadang anak muda cenderung idealis dan kurang realistis dalam menghadapi sebuah situasi atau masalah. Sehingga ketika gagal, semangatnya hilang dan bahkan menjadi stress. Kesiapan mental dalam menjalani bisnis sangatlah penting, coba mulai dengan belajar mengontrol caramu menyikapi masalah.

2. Tidak Punya Perencanaan Matang

Memimpikan bisnis yang sukses pasti keinginan semua orang. Namun hal ini jelas tidak akan terwujud jika tidak ada rencana yang jelas. Rencanakan secara rinci mulai dari produk yang mau dijual, target audiens, keuangan bisnis, hingga tahapan yang ingin dicapai dalam waktu terdekat.

3. Gegabah Memilih Rekan Bisnis

Terkadang anak muda punya mimpi yang sama namun karakter dan kesiapan mentalnya berbeda-beda. Cenderung mengajak teman karena merasa sudah saling kenal dan sering bersama, tapi tidak mempertimbangkan visi-misinya. Kamu harus lebih selektif dalam memilih rekan bisnis, karena ketika memutuskan bekerjasama, kalian harus bersikap profesional dan punya tujuan yang sejalan.

4. Menggabungkan Keuangan Pribadi & Bisnis

Ini adalah hal yang wajib kamu hindari. Buatlah rekening khusus untuk bisnismu, karena dengan memisahkannya dengan keuangan pribadi, pengelolaan arus kas bisnis bisa lebih terjaga, teratur dengan baik, dan lebih profesional.

5. Keliru Mengalokasikan Modal

Alokasi modal sangatlah penting dalam pengambilan keputusan dan operasional yang dijalankan. Jika tidak bisa mengaturnya dengan baik sudah dipastikan jalannya bisnis tidak akan lancar.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 10,5% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Ayu Diah Callista | Editor: Rimba Laut