Tag Archives: Pendapatan

3 Jenis Pendapatan yang Perlu Dimiliki!

3 Jenis Pendapatan yang Perlu Dimiliki!

Pendapatan adalah salah satu faktor penting dalam kehidupan kita. Namun, mengandalkan hanya satu sumber pendapatan bisa menjadi risiko. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki berbagai jenis penghasilan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan finansial dan memberikan kestabilan dalam jangka panjang. Lalu apa saja tiga jenis pendapatan yang perlu kamu miliki?

1. Pendapatan Utama

Pendapatan utama adalah pendapatan tetap yang masuk ke rekening kita setiap bulan. Ini bisa berupa gaji dari pekerjaan utama atau pendapatan bulanan yang dihasilkan dari bisnis yang kita jalani. Pendapatan utama ini biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan primer sehari-hari, seperti kebutuhan makanan, tempat tinggal, transportasi, dan biaya hidup lainnya. Pendapatan utama memberikan kestabilan keuangan dan memastikan bahwa kebutuhan dasar kita tercukupi.

2. Pendapatan Sampingan

Pendapatan sampingan adalah penghasilan yang diperoleh dari usaha sampingan atau pekerjaan tambahan di luar pekerjaan utama kita. Ini bisa berupa pekerjaan lepas, menjadi content creator di platform digital, atau menjadi afiliasi pemasaran. Pendapatan sampingan ini memberikan peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk membangun dana darurat. Selain itu, pendapatan sampingan juga memberikan fleksibilitas waktu dan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan baru.

3. Pendapatan Pasif

Pendapatan pasif adalah penghasilan yang diperoleh dari hasil investasi yang kita miliki. Ini bisa berupa dividen dari saham, pendapatan sewa dari properti, atau penghasilan dari bisnis yang dijalankan oleh orang lain. Pendapatan pasif ini tidak memerlukan keterlibatan aktif kita dalam pengelolaannya dan dapat memberikan keuntungan jangka panjang. Pendapatan pasif bisa digunakan untuk mempersiapkan kebutuhan yang akan datang, seperti pendidikan anak, persiapan pensiun, atau mencapai tujuan keuangan jangka panjang.

Dengan memiliki ketiga jenis pendapatan ini, kita dapat membangun kestabilan keuangan dan mengurangi risiko yang terkait dengan mengandalkan hanya satu sumber penghasilan. Jika kamu mampu mengelola pendapatan dengan bijak, mengembangkan keterampilan yang diperlukan, dan melakukan investasi yang cerdas, kamu akan lebih mudah mencapai kebebasan finansial dan mencapai tujuan keuangan yang diimpikan.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 10,5% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Ayu Diah Callista | Editor: Rimba Laut

Manfaat Memiliki Pendapatan Pasif Sejak Muda

Memiliki kebebasan finansial sejak usia muda, mengapa tidak? Kamu bisa memulainya sejak di bangku sekolah atau kuliah. Selain menyisihkan uang saku, kamu juga bisa menyiapkan dana masa depan dengan memiliki pendapatan pasif.

Pendapatan pasif adalah pemasukan yang didapat tanpa ada upaya rutin setiap hari untuk mengelolanya. Frekuensi dan jumlah pendapatan pasif ini bisa berbeda-beda. Ada yang mungkin bisa kamu dapatkan seminggu sekali, sebulan sekali atau bahkan setahun sekali, tergantung pada jenis dan metodenya.

Dirangkum dari sejumlah sumber terpercaya, ada beberapa alasan penting memiliki pendapatan pasif. Di antaranya, membantu meningkatkan stabilitas finansial, memiliki sumber pemasukan lain sehingga tidak selalu bergantung pada pendapatan rutin (misalnya, uang saku atau gaji bulanan), serta memungkinkan untuk dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Ada banyak cara untuk memperoleh pendapatan pasif. Mulai dari membuat konten di blog/media sosial, memasarkan foto di situs online, berinvestasi di reksadana maupun pasar modal, hingga ikut mendanai di platform P2P Lending. Ya, dengan ikut menjadi lender di platform P2P Lending seperti di Akseleran, kamu bisa mengembangkan dana sekaligus mendukung perkembangan bisnis UMKM di Indonesia. Artinya, kamu turut berkontribusi membangun perekonomian nasional.

Nah, kalau kamu termasuk yang ingin memperoleh pendapatan pasif melalui P2P Lending Akseleran, simak tips dari Tiya Sinambela, salah seorang lender Akseleran yang masih berstatus mahasiswa. Dalam program Special Guest Lender Akseleran, Tiya menyampaikan tiga hal utama yang membuatnya menjadi lender di akseleran.

Pertama, Akseleran berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  Kedua, memberikan cuan alias menguntungkan karena Akseleran bisa memberikan bunga yang cukup besar dibandingkan deposito. Ketiga, likuiditasnya tinggi.

“Ada banyak banget campaign yang tenornya pendek, bahkan ada yang hanya satu bulan,” ujar Tiya seraya mengingatkan rekan-rekan mahasiswa agar memahami risiko dan mempelajari rekam jejak borrower sebelum meminjamkan dana.

Jadi, tunggu apa lagi? Usia muda bukanlah hambatan untuk mulai menyiapkan dana masa depan.

Ayo, dukung UMKM melalui pendanaan di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected].